PBNU dan Alzier Soroti Kasus Riyas Nuraini, Desak Kapolri Segera Ungkap Pelaku

IMG_20260410_125529_442

Lampung Timur|bensorinfo.com – Misteri kematian tragis Riyas Nuraini (30), kader Fatayat NU Lampung Timur yang ditemukan tewas terbungkus karung pada Juli 2024, hingga kini belum terungkap. Lambannya penanganan kasus yang telah berjalan sekitar 1,5 tahun tanpa penetapan tersangka memicu sorotan publik dan desakan dari sejumlah tokoh nasional.

Ketua PBNU Bidang Hukum, Moh. Mukri, mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam mengusut kasus tersebut. Ia menilai terdapat kesan ketimpangan dalam penanganan perkara antara masyarakat biasa dan figur publik.

“Kasus ini menyangkut nyawa manusia. Namun hingga kini pelaku belum juga terungkap. Ada kesan penanganannya tertutup,” ujar Mukri, Senin (6/4/2026).

Mukri juga menyoroti minimnya perkembangan yang disampaikan kepada publik sejak awal penyelidikan. Ia menilai kondisi ini menimbulkan kecurigaan adanya hambatan dalam proses penegakan hukum.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Lampung, M. Alzier Dianis Thabrani. Ia mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan langsung dalam penanganan kasus tersebut.

“Jika tidak ada perkembangan, kami akan meminta Kapolri dan pengawasan internal Polri untuk segera mengambil alih agar kasus ini bisa diselesaikan,” kata Alzier, Sabtu (4/4/2026).

Riyas Nuraini sebelumnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kebun jagung di wilayah Labuhan Ratu, Lampung Timur. Jasad korban saat itu terbungkus karung dan diletakkan di atas sepeda motor miliknya.

Pihak kepolisian melalui Polres Lampung Timur sempat menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk proses identifikasi dan visum. Namun hingga April 2026, belum ada informasi resmi terkait penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Belum terungkapnya perkara ini dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan warga sipil.

Sejumlah pihak berharap kepolisian dapat segera memberikan kepastian hukum dengan mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.(tim-red)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com