Jalan Pattimura Metro Dipastikan Diperbaiki 2026, BMBK Lampung Siapkan Anggaran dan Lelang

Ist

Foto : Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah saat menjelaskan titik ruas jalan Provinsi Lampung di ruang kerjanya, BMBK Provinsi Lampung, Rabu(07/01/2026).

LAMPUNG – Kabar baik bagi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya. Ruas Jalan Pattimura yang menghubungkan Metro–Kota Gajah dipastikan masuk dalam program perbaikan Pemerintah Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, saat ditemui di Kantor BMBK Provinsi Lampung, Rabu (7/1/2026), menanggapi keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak dan telah berlangsung cukup lama.

Taufiqullah menjelaskan, saat ini proses perbaikan Jalan Pattimura sudah berada pada tahap awal, mulai dari penyusunan data teknis, perencanaan pekerjaan, hingga persiapan tahapan lelang.

“Alhamdulillah, Jalan Pattimura sudah kita anggarkan di tahun 2026. Sekarang masih dalam proses persiapan, termasuk rencana kerja, data teknis, dan penyiapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi dengan Pemerintah Kota Metro sejatinya telah dilakukan sejak 2025, termasuk pertemuan dengan Wakil Wali Kota Metro. Namun, ia menegaskan bahwa realisasi perbaikan infrastruktur membutuhkan tahapan administratif yang tidak singkat.

Hujan Tinggi dan Kendaraan Berat Percepat Kerusakan

Taufiqullah menuturkan, kerusakan Jalan Pattimura tidak terjadi secara tiba-tiba. Faktor utama penyebabnya adalah tingginya curah hujan yang mempercepat penurunan kualitas aspal, terutama bila didukung kondisi drainase dan tanah dasar yang kurang optimal.

“Aspal itu musuh utamanya air. Kalau hujan tinggi, ditambah drainase kurang baik, kerusakan bisa lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, meningkatnya volume kendaraan, khususnya kendaraan bertonase berat, turut memperparah kondisi jalan. Hal ini dipicu oleh berfungsinya jalan rigid di ruas Kota Gajah–Simpang Randu, yang membuat arus lalu lintas dialihkan dan meningkat ke Jalan Pattimura.

Prioritaskan Perbaikan Jalan Eksisting

Pada tahun 2026, Dinas BMBK Provinsi Lampung menargetkan penanganan sekitar 98 ruas jalan, dengan fokus utama pada perbaikan jalan yang sudah ada, bukan pembukaan ruas baru.

“Sebagian besar badan jalan sudah ada. Ada beberapa ruas yang memang belum pernah diaspal, itu akan kita bangun secara bertahap,” kata Taufiqullah.

Ia mengakui, program perbaikan jalan menghadapi tantangan pembiayaan yang cukup besar, termasuk kewajiban penyelesaian skema pinjaman daerah dalam waktu yang relatif terbatas.

Permohonan Maaf kepada Masyarakat

Di akhir pernyataannya, Taufiqullah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat kondisi Jalan Pattimura yang rusak.

“Kami memahami jalan ini sangat strategis untuk aktivitas masyarakat, mulai dari sekolah, pasar, hingga kegiatan sosial. Kami mohon maaf dan mohon doa agar seluruh proses perbaikan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” pungkasnya.(BSP)

 

Editor : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM