Lampung

PENKUM KEJATI LAMPUNG BERI KULIAH UMUM DI USBRJ, BERTEMAKAN PERAN PEMUDA DALAM UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI

Kejaksaan Tinggi Lampung – Tim Seksi Penerangan Hukum Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung memberikan Kuliah Umum di Kampus Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung pada hari Selasa tanggal 05 Agustus 2025 di Gedung Pasca Sarjana USBRJ dengan tema “Peran Pemuda dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”.

Kuliah Umum ini dilaksanakan dalam rangka program penerangan hukum khususnya dikalangan mahasiswa sebagai pembawa angin baru yang dapat memberikan perubahan signifikan dalam pembangunan bangsa. Dengan semangat juang, inovasi, dan keterlibatannya dalam berbagai bidang, mahasiswa memiliki potensi besar untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Rektor Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung dalam hal ini diwakili oleh PR1 Dr. Maristiana Ayu, SE, MSAK Akt, C.A., CSRS., membuka langsung kuliah umum tersebut, didampingi Dekan Fakultas Hukum Dr. Sri Zanariyah, SH., MH., Kaprodi Magister Hukum Dr. Rika Santina, SH, MH., Plt. Sekprodi Magister Hukum Satrya Surya Pratama, SH, MH., dengan peserta berjumlah 50 Mahasiswa dari berbagai program studi.

Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan, SH, MH, menyampaikan bahwa Penerangan Hukum melalui Kuliah Umum ini bertemakan Peran Pemuda dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, dengan menyertakan sebagai pemateri diantaranya Jaksa Ahli Utama Pratama Effi Harnida, SH, MH, Jaksa Ahli Madya Gilar Suryaningtyas, SH, Jaksa Ahli Muda Imam Yudha Nugraha, SH., MH., Jaksa Ahli Muda Agung Prabudi Jaya Saputra, SH., MH., beserta Tim Penerangan Hukum Kejati Lampung.

Dalam sambutannya PR1 USBRJ Dr. Maristiana Ayu, SE, MSAK Akt, C.A., CSRS., menyampaikan Apresiasi dan penghargaan kepada Kejaksaan Tinggi Lampung untuk memberikan Penerangan Hukum melalui Kuliah Umumnya kepada Mahasiswa USBRJ Bandar Lampung. Dunia Akademik harus saling bersinergi antar Lembaga Pemerintahan khususnya Kejaksaan sebagai tonggak utama dalam penegakan hukum, hal ini penting sekali untuk ditindaklanjuti agar dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa terhadap penyelenggaraan penegakan hukum. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus bersemangat juang, energi, dan kreativitasnya.

Tim Penkum Kejati Lampung dalam Kuliah Umumnya menyampaikan bahwa diantaranya terdapat tujuh kelompok dari tiga puluh bentuk / jenis korupsi yaitu kerugian keuangan negara, pemerasan, perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, gratifikasi, suap menyuap, benturan kepentingan dalam pengadaan. Selanjutnya tindak pidana korupsi terjadi karena adanya subjek korupsi, dampak dari korupsi, perang melawan korupsi. Pada kesempatan tersebut juga Tim Penkum menyampaikan Strategi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi oleh kejaksaan dengan cara Pencegahan, Penindakan dan Pemiskinan, hal ini dianggap belum cukup. Untuk itu peranan pada semua elemen masyarakat khususnya generasi muda dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia.
Selain hat tersebut, Tim Penkum juga menyampaikan pencegahan korupsi sejak dini yaitu Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini, Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah, Peran Keluarga, Peran Masyarakat. Pemuda selalu dianggap sebagai agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk membawa perbaikan dan kemajuan di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sebagai generasi penerus, pemuda tidak hanya mewarisi nilai-nilai, budaya, dan pengetahuan dari generasi sebelumnya, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membawa inovasi dan transformasi menuju masa depan yang lebih baik. Salah satu peran penting yang dapat dimainkan oleh pemuda adalah sebagai pembawa angin baru dalam pembangunan bangsa.
Pencegahan korupsi adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan penerapan langkah-langkah di atas, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan bebas dari praktik korupsi. Dibutuhkan komitmen, kerjasama, dan kesadaran dari semua pihak untuk memastikan bahwa upaya pemberantasan korupsi berjalan dengan efektif.

Setelah penyampaian materi, sesi selanjutnya memberikan kesempatan para mahasiswa untuk bertanya dan sebagian besar mahasiswa sangat antusiame, terbukti hapir sebagian besar ingin bertanya terkait tindak pidana korupsi, karena keterbatasan waktu maka para penanya dibatasi. Kegiatan ini diakhiri dengan bersama-sama berkomitmen untuk cegah korupsi sejak dini. Himbauan kepada seluruh generasi muda sebagai bagian dari garda terdepan Generasi Emas menuju Indonesia Maju tanamkan bahwa korupsi bukan budaya kita.

Bandar Lampung, 05 Agustus 2025

KASI PENKUM KEJAKSAAN TINGGI LAMPUNG
RICKY RAMADHAN. S.H., M.H.

 

Editor : Bambang.S.P||BENSORINFO.COM

Tokoh Adat Tegaskan: Karnaval Tari Ngigel Bukan Pelecehan, Melainkan Wujud Pelestarian Budaya

Bandar Lampung – Para tokoh adat Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa pelaksanaan Karnaval Budaya Tari Ngigel yang digelar oleh Pemerintah Kota bukanlah bentuk pelecehan terhadap tradisi adat Lampung.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh para penyimbang dan perwatin masyarakat adat dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025, sebagai respons atas pemberitaan miring yang berkembang di tengah masyarakat.

Yakub, tokoh adat dari Anek Langkapura yang bergelar Radin Kepalo Migow, mewakili para penyimbang dan perwatin se-Kota Bandar Lampung, menuturkan bahwa acara Tari Ngigel merupakan bentuk pelestarian budaya, bukan prosesi adat yang sakral.

“Kami, masyarakat adat Kota Bandar Lampung, bersama warga Balau serta seluruh tiuh anak pekon di 20 kecamatan, menyatakan bahwa acara puncak peringatan HUT Kota Bandar Lampung berupa Karnaval Budaya Tari Ngigel telah diselenggarakan dengan berkoordinasi dan menjalin kerja sama yang baik dengan para penyimbang dan perwatin,” ujarnya.

Yakub, tokoh adat Lampung Marga Abung, mengungkapkan rasa bangganya atas penyelenggaraan Festival Tari Ngigel yang digelar di Alun-Alun Kota Bandar Lampung.

“Kami masyarakat adat senang karena Bunda Eva peduli terhadap adat dan kebudayaan Lampung,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Tari Ngigel ini merupakan panggung budaya terbuka bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Lampung. Ia juga menekankan bahwa dalam proses persiapannya, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak pernah mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal serta selalu melibatkan tokoh-tokoh adat.

Karnaval Budaya Tari Ngigel bukan prosesi adat, melainkan gelar budaya yang bertujuan melestarikan warisan Lampung di tengah masyarakat heterogen. Ini adalah sarana edukasi budaya, bukan sekadar pertunjukan hiburan,” tegas Yakub.

Lebih lanjut, Yakub menyampaikan bahwa masyarakat adat Kota Bandar Lampung mendukung penuh program-program pelestarian budaya yang dijalankan oleh Wali Kota Bandar Lampung.

“Kami siap mendukung setiap langkah Pemerintah Kota dalam memajukan budaya daerah, asalkan tetap menghormati nilai-nilai adat dan melibatkan masyarakat adat dalam pelaksanaannya,” pungkasnya.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Sarasehan KNPI: Gubernur Lampung Ajak Pemuda Jadi Motor Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di Bumi Ruwa Jurai untuk menjadi motor penggerak perubahan dan pembangunan bangsa.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam Kegiatan Sarasehan Pemuda Lintas Generasi memperingati Hari Lahir ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang digelar di Aula DPD KNPI Provinsi Lampung, Selasa, (29/06/2025), malam.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Lampung mengucapkan selamat Harlah ke-52 KNPI. “Usia 52 tahun merupakan usia matang bagi organisasi yang telah lama menjadi wadah berhimpun dan berkontribusi bagi kemajuan pemuda serta pembangunan bangsa,” ujar orang nomor satu di Bumi Ruwai Jurai.

Mengangkat tema “Kebersamaan Pemuda Menuju Lampung Maju”, menurut Gubernur kegiatan ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antar generasi untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan generasi sebelumnya dalam membangun masa depan Indonesia.

Pemprov Lampung, lanjut Gubernur, terus berkomitmen menciptakan ruang kreatif bagi pemuda, mulai dari pendidikan, pelatihan vokasi, pembinaan prestasi di bidang olahraga, seni, kewirausahaan hingga penguatan kepemimpinan dan partisipasi sosial-politik.

Kemudian, Gubernur menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam mendorong perubahan ekonomi lokal.

“Kalau bukan anak muda Lampung yang masuk ke sektor pertanian, peternakan, UMKM, siapa lagi? Kita punya komoditas yang nilainya puluhan triliun seperti singkong, beras, kambing, namun tidak ada yang merasa itu bisa jadi sumber penghidupan,” sambungnya.

Gubernur Mirza menyebut peran pemerintah tak harus selalu lewat anggaran, tapi juga lewat regulasi yang berpihak.

“Jangan minta anggaran ke mana-mana, anggaran kita kecil. Tapi regulasi itu lebih tajam dari APBD. Dengan regulasi yang berpihak, kita bisa buka kesempatan buat kalian,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Gubernur Mirza mendorong KNPI sebagai organisasi kepemudaan strategis untuk menjadi agen perubahan, simbol persatuan, serta pelopor kolaborasi lintas sektor. “Jadilah pencipta sejarah, bukan hanya saksi. Mari kita sambut Indonesia Emas dengan kerja nyata,” tutupnya.

Selanjutnya, Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang progresif dan fokus pada peningkatan ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, langkah-langkah konkret Gubernur yang aktif menunjukkan visi jangka panjang yang tidak semata-mata membebankan pembangunan pada anggaran yang tersedia.

Iqbal juga menekankan bahwa keberhasilan Gubernur saat ini merupakan hasil dari proses panjang dan konsisten, mulai dari dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga politik. Ia menilai Gubernur adalah sosok yang matang secara proses dan layak menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung.

Peringatan hari lahir KNPI Ke-52 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung dan disaksikan oleh Gubernur Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan, Anggota DPD RI Bustami Zainudin, dan Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Lampung Meiry Harika Sari. (*)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Pekon Tergenang, Almira Nabila Datang! Aksi Nyata Anggota KBPP Polri Lampung Bantu Warga Tanggamus

Tanggamus — Anggota DPD RI sekaligus Anggota KBPP Polri Provinsi Lampung, Almira Nabila Fauzi, B.Bus.Com., menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke lokasi banjir di Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Selasa (29/7/2025).

Didampingi sang ibu, Hj. Rita Irviani, M.M., Almira menyambangi warga Dusun 1 dan Dusun 2 yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Way Ngarip. Air sempat merendam permukiman dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa. Meski kini mulai surut, warga masih berjibaku dengan sisa lumpur dan kerusakan.

Dalam kunjungan tersebut, Almira menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan menyampaikan dukungan moril kepada warga agar tetap tabah menghadapi musibah.

 

“Ini soal kepedulian. Kita harus hadir untuk sesama yang sedang ditimpa musibah, meskipun lokasi ini tidak termasuk dalam agenda reses saya kali ini,” ujar Almira di hadapan awak media.

Almira yang merupakan lulusan Monash University dan London School of Public Relations juga menyoroti cuaca ekstrem sebagai faktor penyebab utama banjir.

“Banjir di Pekon Soponyono ini tergolong cukup parah. Kehadiran saya di sini semoga bisa menjadi suntikan moral bagi warga agar tetap kuat menghadapi cobaan ini,” tambah Almira, putri sulung Dr. Fauzi — Ketua KBPP Polri Lampung dan mantan Wakil Bupati Pringsewu.

Usai menyerahkan bantuan, Almira melanjutkan agenda resesnya ke beberapa wilayah lain di Tanggamus, seperti Kecamatan Kota Agung, Gisting, dan Ulu Belu.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Almira dalam merespons cepat kondisi darurat serta memperkuat kedekatannya dengan masyarakat Lampung, khususnya di wilayah rawan bencana.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

KBPP Polri Lampung Berangkatkan 10 Kader ke Cikeas, Senator Almira: Jadilah Pemimpin Berintegritas

Lampung – Sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan organisasi, KBPP Polri Daerah Lampung mengirimkan 10 kader terbaiknya untuk mengikuti Kaderisasi Putra Bhayangkara Utama IV dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jawa Barat.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Senator DPD RI, Almira Nabila Fauzi, di Rumah Aspirasi DPD RI Lampung, Selasa (23/7/2025). Dalam sambutannya, Almira mengapresiasi semangat para peserta dan menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai pondasi organisasi.

“Kaderisasi adalah proses mencetak pemimpin yang siap membawa perubahan. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” kata Almira.

Ketua KBPP Polri Daerah Lampung, Dr. Fauzi, menjelaskan bahwa peserta berasal dari pengurus daerah dan sejumlah pengurus resor diantaranya dari Resor Tanggamus, Resor Lampung Utara, Resor Pesawaran, Resor Lampung Selatan dan Resor Lampung Barat. (BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Kasus Sporadik Palsu , Polda Lampung Terbitkan Surat Ke Jaksa, Kades Lumbirejo Bakal Tersangka

PESAWARAN – Polda Lampung resmi menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan kepada Kejaksaan Tinggi Lampung dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen Sporadik yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Lumbirejo, Ridho, terkait lahan seluas 189 hektar.

Penerbitan SPDP tersebut tertuang dalam surat nomor SPDP/138/VII/RES.1.9/2025/DITRESKRIMUM tertanggal 4 Juli 2025, yang ditandatangani oleh Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP AR Hakim Rambe, S.Kom., MTI.

Bersamaan dengan itu, status perkara juga telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, sebagaimana tercantum dalam surat nomor SP.Sidik/161/VII/RES.1.9/2025/DITRESKRIMUM, pada tanggal yang sama.

Saat dikonfirmasi pada Selasa, 8 Juli 2025, kuasa hukum PT Batu Putih Lampung Berjaya, Wiliyus Prayietno, SH., MH., membenarkan perkembangan perkara tersebut.

“Iya, memang sudah naik ke tahap penyidikan. Bahkan SPDP-nya juga telah dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung,” ujar Wiliyus.

Ia juga menegaskan bahwa kliennya mengalami kerugian besar akibat terbitnya dokumen Sporadik yang dinilai penuh kejanggalan dan diduga kuat palsu.

“Ini bukan persoalan main-main. Klien kami dirugikan sekitar Rp60 miliar akibat terbitnya Sporadik tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Wiliyus juga pernah menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan Baheromsyah dan Ridho (Kades Lumbirejo) ke Polda Lampung dengan dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan penyerobotan tanah, sebagaimana diatur dalam Pasal 263 junto Pasal 385 KUHP.

Sporadik yang dipermasalahkan itu diterbitkan pada 14 Oktober 2024, atas nama Baheromsyah selaku ahli waris, mencakup lahan seluas 189 hektar. Dalam dokumen tersebut, turut tercantum tanda tangan saksi para kepala dusun: Kadus 1 Mukhlasin, Kadus 2 Yudi, Kadus 6 Jumono, dan Ketua RT Partun Wijaya.

Namun, dalam pemeriksaan penyidik, para kadus dan ketua RT tersebut membantah telah menandatangani dokumen tersebut.

“Semua kadus menyatakan tidak pernah menandatangani Sporadik yang menjadi dasar pengakuan Baheromsyah atas tanah seluas 189 hektar yang sebagian besar merupakan milik Sumarno Mustopo,” lanjut Wiliyus.

Ia juga menambahkan, sebagian besar dari lahan tersebut telah bersertifikat dan merupakan milik pihak lain, termasuk pengusaha besar di Lampung serta Sumarno Mustopo yang telah memiliki alas hak sah sejak puluhan tahun lalu.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM