Lampung

Di Usia 44 Tahun, Marindo Kurniawan Ukir Sejarah Jadi Sekda Termuda Lampung

Lampung – Bukan hanya soal jabatan, tapi tentang perjalanan panjang penuh dedikasi. Itulah kisah Dr. Marindo Kurniawan, sosok birokrat asal Tulangbawang yang kini resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung pada Jumat, 20 Juni 2025.

Dengan usia 44 tahun 6 bulan saat pelantikan, Marindo mencatat sejarah sebagai Sekda termuda di Provinsi Lampung. Di balik pencapaian itu, tersimpan cerita tentang konsistensi, kerja keras, dan komitmen yang dibangun sejak usia muda.

Lahir di Bandar Lampung, 6 Desember 1980, Marindo menghabiskan masa kecilnya di Menggala, Kabupaten Tulangbawang. Ia tumbuh di tengah lingkungan yang sederhana, menempuh pendidikan dasar di SDN 2 Menggala, lalu SMPN 1 Menggala, dan melanjutkan ke SMUN 2 Bandar Lampung.

Langkahnya di dunia birokrasi dimulai tahun 2008. Ia dipercaya sebagai Kasi Evaluasi dan Pelaporan di Dinas Pendapatan Daerah Tulangbawang. Perlahan tapi pasti, ia terus naik jenjang, membuktikan diri lewat integritas dan prestasi.

Berikut jejak kariernya yang tak luput dari sorotan:

  • 2008: Kasi Evaluasi dan Pelaporan – Dinas Pendapatan Daerah Tulangbawang
  • 2011–2012: Kabid Pengadaan dan Kabid Anggaran – BPKAD Tulangbawang
  • 2014: Kepala Bagian Anggaran – Biro Keuangan Setdaprov Lampung
  • 2017: Kabid Anggaran – Badan Keuangan Daerah Provinsi Lampung
  • 2020–2021: Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung
  • 2021–sekarang: Kepala BPKAD Provinsi Lampung
  • 2024–2025: Penjabat Bupati Pringsewu

Kini, sebagai orang nomor satu dalam struktur birokrasi Provinsi Lampung, harapan besar mengiringi langkah Marindo. Ia bukan hanya diharapkan mampu menggerakkan mesin pemerintahan, tetapi juga menjadi simbol regenerasi birokrasi yang lebih progresif, transparan, dan profesional.

“Ini amanah besar, dan saya siap mengabdi sepenuhnya untuk rakyat Lampung,” ungkap Marindo dalam sambutannya usai dilantik.

Langkahnya mungkin baru dimulai di posisi tertinggi, tapi semangatnya sudah sejak lama menjadi contoh bagi generasi birokrat muda lainnya. (BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Gelar Komsos, Wujud Nyata Kemanunggalan Korem 043/Gatam dengan Masyarakat

Lampung – Korem 043/Garuda Hitam menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Komponen Masyarakat, Kamis (19/06/2025), bertempat di Aula Sudirman, Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M.

Acara Komsos melibatkan berbagai unsur masyarakat di Provinsi Lampung, antara lain Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Paguyuban Pujakusuma, Paguyuban Pasundan, Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL), Senkom, Pemuda Ansor, Pemuda IPSIL, serta para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebagai bagian dari kegiatan, turut disampaikan materi bertema “Memutus Mata Rantai Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” oleh Kepala Bidang Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Lampung, Bapak Fhata Z’af Al’ali, M.I.Kom.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., dan Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Jaka Sutanta, S.Sos.

Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan sarana strategis untuk menjalin hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan yang kokoh.

> “Komunikasi sosial adalah salah satu program Binter TNI AD yang bertujuan memperkokoh ketahanan nasional dan memperkuat sistem pertahanan negara melalui sinergi antara TNI dan komponen masyarakat secara adaptif dan terintegrasi,” ujarnya.

Brigjen Rikas juga menyampaikan bahwa TNI, khususnya TNI AD, melalui pembinaan teritorial berperan penting dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

> “Berbagai program teritorial TNI AD ditujukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. Inilah bentuk nyata sinergitas TNI AD dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan wilayah serta mendukung pembangunan nasional,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus mempertegas komitmen Korem 043/Gatam dalam mendukung program-program pemerintah daerah secara berkelanjutan.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Kejurda Karate BKC Lampung 2025 Resmi Dibuka Di ITERA

Lampung – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bandung Karate Club (BKC) Provinsi Lampung tahun 2025 resmi dibuka di Gedung Serba Guna (GSG) Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Sabtu (14/6/2025).

Kegiatan Kejurda Karate terselenggara atas kolaborasi antara BKC Provinsi Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung.

Perguruan BKC adalah Perguruan Karate tertua di Indonesia, dan saat ini merupakan salah satu perguruan Karate terbaik dan terbesar di Indonesia, dan tersebar di seluruh nusantara Indonesia telah menyiapkan 450 atlet Karate hasil seleksi ditingkat cabang se-Provinsi Lampung untuk mengikuti pertandingan.

Sebelum Kejurda dimulai dilakukan Pengukuhan Ir. Arif Rohman, S.T.,M.T.,Ph.D (DAN VI Karate-Do), yang juga Wakil Rektor Keuangan dan Umum ITERA sebagai salah satu Wakil Ketua Dewan Guru BKC (WKDG), yang dilakukan langsung oleh Pangadek Paguron / Pendiri BKC, Kang Iwa Rahadian Arsanata,.

Ketua Umum Pengprov BKC Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra (DAN VII Karate-Do), yang juga Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, menyampaikan apresiasi kepada ITERA sebagai tuan rumah Kejurda Karate BKC Tahun 2025. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung yang turut berkolaborasi mendukung kegiatan.

“Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan membentuk generasi yang sehat jasmani dan rohani serta menjauhkan dari narkotika untuk meraih prestasi,” ujar Tony.

Dalam kesempatan tersebut, Tony yang juga pemegang Sabuk Hitam DAN VII Karate-Do ini turut memperkenalkan sejumlah atlet Karate BKC Lampung yang telah meraih prestasi di Tingkat Daerah, Nasional, hingga Internasional. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta pertandingan untuk menjunjung tinggi sportivitas olah raga seni bela diri Karate, mengingat bahwa seluruh atlet adalah bagian dari keluarga besar BKC Lampung.

“Kami mengapresiasi ITERA yang telah memberikan dukungan nyata kepada atlet-atlet muda untuk bertanding dan berprestasi,” pungkas Tony yang juga Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung, yang diwakili oleh Joko Siswanto. Menurutnya, BKC dan ITERA telah memberikan ruang positif bagi pengembangan prestasi atlet muda daerah.

“Kami mengapresiasi BKC Lampung dan ITERA yang telah memberikan dukungan nyata kepada atlet-atlet muda untuk bertanding dan berprestasi,” ujar Joko.

Sementara itu, Rektor ITERA, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Ir. Arif Rohman, S.T.,M.T.,Ph.D (C), yang juga pemegang Sabuk Hitam DAN VI Karate-Do, membuka secara resmi Kejurda Karate BKC Tahun 2025, dan menyampaikan bahwa ITERA berkomitmen untuk mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Lampung, khususnya cabang olahraga Karate.

“ITERA bangga menjadi tuan rumah Kejurda Karate BKC 2025. Kami juga turut melibatkan para Dosen dari Program Studi Rekayasa Keolahragaan dalam mendukung kegiatan ini,” ujar Arif.

Ia menjelaskan bahwa Dosen Rekayasa Keolahragaan ITERA juga akan memperkenalkan teknologi dalam olahraga Karate, dengan memasang sensor detak jantung kepada beberapa atlet selama pertandingan berlangsung. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan analisis kesehatan dan kinerja atlet.

Sementara dalam laporannya, panitia Kejurda Karate BKC 2025, Drs. Ari Soekrisno menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurda kali ini merupakan hasil kolaborasi antara BKC Provinsi Lampung, ITERA, dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung.

“Ajang ini tidak hanya menjadi wadah meraih prestasi, tetapi juga sarana evaluasi untuk melihat perkembangan atlet karate di seluruh Lampung, dan mempersiapkan para atlit untuk mengikuti ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate BKC Championship, pada bulan September 2025 di Bandung Jawa Barat,” ujar Ari. Ia menambahkan, Kejurda diikuti oleh 450 peserta yang terbagi dalam 45 kelas, mulai dari Siswa Tingkat Sekolah Dasar hingga Mahasiswa Perguruan Tinggi, yang berasal dari Pengurus Cabang di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Sebanyak 15 orang Wasit dengan lisensi Wasit Nasional dan Daerah turut dilibatkan,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga diselenggarakan Sosialisasi Anti Narkoba oleh pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, Fhata Z’af Al’Ali, M.I.Kom, Katim Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Lampung, serta Konselor dan Penyuluh DPD GRANAT Provinsi Lampung, yaitu Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si., Drs. Rusfian Effendi, M.I.P., dan Rachmat Cahya Aji.

Kegiatan semakin meriah dengan perayaan HUT BKC ke-59 Tahun 2025 oleh seluruh atlet Karate BKC Lampung. (*)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Respon Laporan Upaya Pembunuhan Anak di Bawah Umur Dihentikan Polsek, Polda Lampung Gelar Perkara Ulang

Lampung – Kejanggalan dalam penanganan kasus upaya pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang dihentikan penyelidikannya oleh Polsek Negara Batin, Way Kanan, Lampung, mendapat perhatian dari Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmi Santika.

Melalui surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/49/VI/RES.7.5/2025 tanggal 5 Juni 2025 perihal Perkara Khusus, ditetapkan bahwa pada 12 Juni 2025 akan digelar Gelar Perkara Khusus bertempat di ruang Rapat Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung.

“Saya selaku orang tua korban telah menerima surat dari Polsek Negara Batin tertanggal 9 Juni 2025, yang berisi undangan untuk menghadiri gelar perkara khusus,” ujar Hendrik Iskandar, ayah korban, pada Selasa, 10 Juni 2025.

Anak Hampir Dibunuh dan Dikeroyok, Laporan Malah Dihentikan, Warga Lapor Propam Polda

Sebelumnya, seorang warga Desa Srimenanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, melapor ke Propam Polda Lampung karena tidak menerima keputusan Polsek Negara Batin yang menghentikan penyelidikan kasus yang menimpa anaknya.

Menurut Hendrik Iskandar (38), anaknya yang berinisial Rd (15) menjadi korban pengeroyokan dan percobaan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh empat orang terlapor: Ai, Ag, Nb, dan Iw. Kejadian itu terjadi di halaman rumah mereka, disaksikan langsung oleh Kepala Kampung Srimenanti, Abdul Roni.

Namun, laporan polisi yang dibuat di Polsek Negara Batin dengan Nomor: LP/B/14/V/2025/SPKT/POLSEK NEGARA BATIN/POLRES WAY KANAN, tertanggal 2 Mei 2025, justru dihentikan. Pada 26 Mei 2025, Hendrik menerima surat dari Polsek Nomor: B/72/V/RES.124/2025/Reskrim yang menyatakan bahwa laporan tidak dapat dilanjutkan karena dianggap kekurangan saksi.

Tidak terima dengan keputusan tersebut, Hendrik melaporkan penanganan perkara oleh penyidik Polsek Negara Batin ke Yanduan Propam Polda Lampung. Laporan diterima pada 2 Juni 2025 dengan Nomor: SPS2/60/VI/2025/Subbagyanduan, ditandatangani oleh Brigpol Muhamad Zaki Mubarok, S.H.

Menurut Hendrik, polisi tidak profesional dalam menangani kasus tersebut. Ia menilai bahwa perkara sudah terang benderang karena adanya korban, beberapa saksi, dan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan para terlapor mengejar anaknya hingga jatuh dan nyaris ditusuk senjata tajam.

“Polisi seharusnya membuat perkara menjadi terang, tapi justru malah dibuat tidak terang. Bahkan, pasal yang dikenakan hanya Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Seharusnya dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan serta pasal perlindungan anak karena korban masih di bawah umur,” tegas Hendrik.

“Melalui Propam Polda Lampung sebagai benteng terakhir keadilan, saya mohon perlindungan hukum dan keadilan untuk anak saya,” pungkasnya.(Rls)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

WSL Krui Pro 2025 Resmi Dibuka: Polda Lampung Siap Kawal Keamanan Event Internasional

Pesisir Barat – Ajang internasional World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025 resmi dibuka hari ini di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Selasa (10/6/2025). Polda Lampung menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kesuksesan acara serta menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan.

Pembukaan acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kosmas Harefa (Staf Ahli Bidang Sosial Kemenkumham RI), Almira Nabila Fauzi (Anggota DPD RI), Bobby Irawan (Kadis Pariwisata Provinsi Lampung), Irawan Topani (Wakil Bupati Pesisir Barat), Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H. (Karo Ops Polda Lampung), serta para Pejabat Utama Polda Lampung selaku Kasatgas Operasi dan unsur Forkopimda Pesisir Barat.

Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya WSL Krui Pro 2025. Ia menekankan pentingnya nilai sportivitas, kebersamaan, serta dampak positif dari ajang ini bagi masyarakat lokal.

“Event ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat branding Pesisir Barat sebagai destinasi selancar kelas dunia, dan memberikan multiplier effect bagi UMKM serta ekonomi lokal,” ujar Wakil Bupati.

Tahun ini, WSL Krui Pro 2025 diikuti oleh 302 atlet dari 17 negara. Selain kompetisi surfing, event ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah.

“WSL Krui Pro 2025 bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga momentum strategis untuk mempromosikan Lampung di mata dunia. Polda Lampung siap memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta serta pengunjung selama acara berlangsung,” pungkas Wakil Bupati.

Sebagai event olahraga berskala internasional, Polda Lampung telah mengerahkan kekuatan pengamanan sejak awal hingga akhir kegiatan. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked. Resmi Dilantik, Kasrem 043/Gatam Sampaikan Ucapan Selamat

Lampung – Kepala Staf Korem 043/Garuda Hitam (Gatam), Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., yang berlangsung di Balai Keratun, Kompleks Perkantoran Gubernur Lampung, Jl. Wolter Monginsidi, Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa (10/6/2025).

Prosesi pelantikan dan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlaela, Wakil Ketua I DPRD Lampung Costiana, S.E., M.H., Pj. Sekda Provinsi Lampung, serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.

Mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., Kolonel Sumarlin menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ayu Asalasiyah sebagai Bupati Way Kanan.

“Semoga dengan dilantiknya Ibu Ayu Asalasiyah sebagai Bupati Way Kanan, sekaligus sebagai Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Way Kanan, dapat membawa kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi masyarakat,” ujar Kasrem.

Lebih lanjut, Kolonel Sumarlin berharap Bupati yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan baik serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan Forkopimda, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Way Kanan.(Rls/BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM