Lampung

Prihatin Jalan Rusak di Depan Kantor Bupati Pesawaran, Alzier: Ini Simbol Pemerintahan, Kok Dibiarkan?

Pesawaran – Kondisi jalan berlubang tepat di depan Kantor Bupati Pesawaran menuai sorotan dari tokoh masyarakat sekaligus politisi senior Lampung, Alzier Dianis Thabranie. Ia menyayangkan buruknya

perawatan infrastruktur di area inti pemerintahan tersebut.

Sorotan itu disampaikan Alzier usai melakukan ziarah ke makam orang tuanya di Way Lima, Pesawaran. Saat melintas, ia melihat langsung kondisi jalan yang rusak parah dan tampilan halaman kantor yang tidak terawat.

“Sepanjang jalan depan kantor bupati berlubang. Bahkan, rumput liar tumbuh di ornamen depannya. Ini kantor pusat pemerintahan lho, kok dibiarkan begini?” kata Alzier, Sabtu (7/6/2025).

Ia mengaku prihatin. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kepedulian pemerintah daerah terhadap lingkungan kerjanya sendiri. Padahal, Kantor Bupati seharusnya menjadi wajah utama pelayanan publik.

“Seolah-olah Pesawaran ini nggak punya camat, nggak punya bupati. Padahal masa jabatan sudah mau habis, mestinya lebih peka,” ujar Alzier dengan nada kecewa.

Jika tak segera ditangani, Alzier menyatakan siap mengajak masyarakat untuk bergotong-royong memperbaiki jalan tersebut. Menurutnya, partisipasi warga bisa menjadi langkah konkret saat pemerintah lamban bertindak.

“Kalau pemerintah diam saja, kita siap turun langsung. Jangan biarkan simbol pemerintahan terlihat kumuh,” pungkasnya.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Jalin Kebersamaan, Danrem 043/Garuda Hitam Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat Bandar Lampung

Lampung – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 H/2025 M bersama masyarakat di Lapangan Upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung, Jumat (06/06/2025).

Pelaksanaan Sholat Idul Adha turut dihadiri oleh para pejabat utama Korem 043/Gatam, antara lain Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hartanto, S.E., M.Han., para Kasi Kasrem, Dandenpom II/3 Lampung, para Pasi Korem, serta para Dan/Ka Balak Korem 043/Gatam.

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Ade Gusriyadi, pimpinan Ponpes Al-Karomah Battiniyah, yang dalam khutbahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, melainkan juga simbol pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Ini merupakan keteladanan dari Nabi Ibrahim AS dan keluarganya yang menunjukkan nilai-nilai iman, keikhlasan, serta pendidikan tauhid kepada anak-anak,” jelasnya.

Ustadz Ade juga menekankan bahwa Nabi Ibrahim AS adalah sosok yang jujur, teguh, dan tidak mudah goyah dalam menghadapi ujian hidup. Ia juga mencontohkan bagaimana Nabi Ibrahim memberi ruang kepada putranya, Nabi Ismail AS, untuk berdialog dalam peristiwa perintah penyembelihan, sebagai bentuk penghargaan terhadap pendapat anak meskipun dalam konteks wahyu Ilahi.

Usai pelaksanaan sholat, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan manifestasi keimanan kepada Allah SWT.

“Idul Adha adalah momen penting yang mengajarkan kita tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Ini adalah wujud nyata cinta kita kepada Allah SWT dan sesama manusia,” ujar Danrem.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Danrem kepada Ketua Panitia Pemotongan Hewan Qurban Masjid Al-Ikhlas Korem 043/Gatam, Lettu Inf Sunanto (Ka Bintal). Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah sekitar.(Rls/BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Tutup TMMD Ke-124 Kodim 0429/Lamtim, Danrem 043/Gatam Sampaikan Pesan Pangdam II/Sriwijaya

Lampung — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Kodim 0429/Lamtim resmi ditutup oleh Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada Rabu (4/6/2025). Penutupan berlangsung di Lapangan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

Selama hampir satu bulan, sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025, TMMD melibatkan sinergi aktif antara TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah sasaran.

Dalam amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang dibacakan oleh Danrem 043/Gatam, disampaikan bahwa pelaksanaan TMMD telah menunjukkan hasil signifikan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Semua capaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat,” ujar Pangdam dalam sambutannya.

TMMD ke-124 Korem 043/Gatam dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (wilayah Kodim 0422/LB), dan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur (wilayah Kodim 0429/Lamtim).

Pangdam juga menekankan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat selama TMMD menjadi refleksi kekuatan besar bangsa dalam mengatasi persoalan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, yang harus terus dipelihara sebagai roh perjuangan bangsa.

“Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam membangun potensi wilayah sebagai bagian dari ketahanan nasional yang kokoh dan kuat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya berpesan kepada seluruh anggota Satgas TMMD dan masyarakat untuk menjaga serta memelihara hasil-hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan TMMD terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, serta ucapan Alhamdulillaahirabbil’aalamiin, pada hari ini TMMD Ke-124 TA 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Acara penutupan dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, jajaran Forkopimda dan OPD setempat, Wadandenpom II/3 Lampung, perwakilan Yonif 143/TWEJ, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, serta para tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Jelang Krui Pro WSL 2025, Polda Lampung dan Mabes Polri Gelar Risk Assessment di Pantai Tanjung Setia

Pesisir Barat – Menjelang perhelatan internasional Krui Pro WSL 2025, Polda Lampung bersama Tim Risk Assessment Baharkam Mabes Polri melakukan penilaian risiko di kawasan Sumatra Surf Resort, Pantai Tanjung Setia, Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Selasa pagi, 3 Juni 2025.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kombes Pol Sigit Haryono selaku Auditor Sispam Obvitnas Madya TK III Baharkam Polri, didampingi oleh sejumlah auditor profesional dari Baharkam Polri serta unsur pengamanan obyek vital Polda Lampung.

Penilaian risiko atau risk assessment ini mencakup enam aspek penting, yaitu: infrastruktur, kesehatan, keamanan, keselamatan, risiko kriminalitas, dan media informasi.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian krusial dalam menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh peserta maupun pengunjung Krui Pro WSL 2025.

“Event internasional seperti Krui Pro membutuhkan persiapan pengamanan yang terukur dan terintegrasi. Risk assessment ini adalah langkah awal kami memastikan semua aspek pengamanan berjalan optimal,” ujar Yuyun.

Dari sisi infrastruktur, tim menilai kesiapan jalur masuk, area parkir, serta jalur darurat. Sementara pada aspek kesehatan, panitia diminta menyiapkan fasilitas layanan medis kegawatdaruratan yang memadai.

“Evaluasi juga dilakukan terhadap potensi risiko berdasarkan pelaksanaan kegiatan serupa tahun lalu, termasuk kemungkinan tindak kriminal yang bisa terjadi di lokasi kegiatan,” tambahnya.

Polda Lampung juga menekankan pentingnya aspek keselamatan bagi panitia dan peserta, dengan memastikan adanya prosedur standar seperti SOP penanganan bencana alam, situasi darurat, hingga antisipasi terhadap ancaman terorisme.

“Tak kalah penting adalah aspek media informasi. Kami memastikan adanya rambu-rambu yang jelas, informasi digital yang mudah diakses, serta sistem komunikasi cepat guna mendukung kelancaran acara,” tutup Yuyun.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat I Nyoman Setiawan, jajaran Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta perwakilan dari Pengurus Besar PSOI dan panitia lokal.

Polda Lampung menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh kesuksesan ajang Krui Pro WSL 2025 sebagai ikon sport tourism unggulan di Provinsi Lampung.

 

Editor : Bambnag.S.P|BENSORINFO.COM

Kasus Pencurian dan Pengrusakan Lahan Lumbirejo: BH Dua Kali Mangkir, Terancam Ditangkap — Kadus Kompak Bantah Tandatangani Sporadik 189 Hektar

Pesawaran – Babak baru dalam kasus pencurian dan pengrusakan lahan di Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, semakin terang. BH telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Namun, hingga pemanggilan kedua, BH tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

Tak hanya itu, BH juga terlibat dalam perkara lain bersama RD, Kepala Desa (Kades) Lumbirejo, yang dilaporkan ke Polda Lampung beberapa waktu lalu. Keduanya diduga melanggar Pasal 263 juncto 385 KUHP tentang pemalsuan surat dan penyerobotan tanah.

Salah satu bukti yang disorot adalah sporadik tertanggal 14 Oktober 2024 yang dikeluarkan oleh Kades Lumbirejo atas nama BH sebagai ahli waris atas lahan seluas 189 hektar. Namun, nama-nama Kepala Dusun (Kadus) yang tercantum sebagai saksi dalam sporadik tersebut secara tegas membantah telah menandatangani dokumen tersebut.

Dokumen sporadik itu dijadikan dasar oleh BH untuk mengklaim lahan milik Sumarno Mustopo seluas 89 hektar. Padahal, berdasarkan penelusuran, sebagian besar lahan tersebut telah bersertifikat dan dimiliki secara sah oleh pihak lain, termasuk pengusaha besar di Lampung serta Sumarno Mustopo yang memiliki alas hak resmi sejak puluhan tahun lalu.

Empat nama yang tercantum sebagai saksi dalam sporadik—Kadus 1 Mukhlasin, Kadus 2 Yudi, Kadus 6 Jumono, dan Ketua RT Partun Wijaya—mengaku kepada penyidik bahwa mereka tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.

Kuasa hukum Sumarno Mustopo, Wiliyus Prayietno, S.H., M.H., saat dihubungi pada Sabtu, 31 Mei 2025, mendesak BH agar kooperatif memenuhi panggilan penyidik.

“Kalau sudah dua kali dipanggil dan telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi berwenang bertindak tegas. Sesuai Pasal 216 KUHP, aparat bisa melakukan penjemputan paksa, penangkapan, bahkan penahanan karena yang bersangkutan dianggap tidak kooperatif dan menghalangi penyidikan,” ujar Wiliyus.

Kini publik menanti, apakah dalam kasus dugaan pemalsuan surat dan penyerobotan tanah ini, Polda Lampung juga akan menetapkan BH dan RD sebagai tersangka sebagaimana penanganan kasus pencurian dan pengrusakan lahan sebelumnya.

 

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Peringati Hari Lahir Pancasila, Korem 043/Gatam Tegaskan Pancasila sebagai Jiwa Prajurit dan PNS

Bandar Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korem 043/Gatam beserta jajaran mengikuti upacara yang digelar di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Kasi Intel Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Harizoni Pulungan, sedangkan Mayor Cba Suyatno bertugas sebagai Komandan Upacara (Danup).

Upacara ini turut dihadiri oleh para Komandan dan Kepala Satuan Dinas Jawatan (Dan/Ka Satdisjan) Jajaran Korem 043/Gatam serta Dandenpom II/3 Lampung, Mayor Cpm Haru Prabowo. Peringatan ini menjadi bentuk nyata bahwa nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pengabdian para prajurit dan PNS Korem 043/Gatam.

Dalam amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Yudian Wahyudi, yang dibacakan oleh Kolonel Inf Harizoni Pulungan, disampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif, melainkan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

 

Beliau menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai prioritas utama. “Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa menimbulkan ketimpangan, dan kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” ungkapnya.

Di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi, Pancasila menghadapi ancaman nyata dari ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi. Oleh karena itu, pembangunan bangsa harus senantiasa berakar pada nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai momen memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, kebijakan, ucapan, dan tindakan sebagai cerminan semangat Pancasila,” tegasnya. “Kita ingin Indonesia dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi juga karena keluhuran budi dan kebijaksanaan rakyatnya.”(Ros/BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM