Lampung

RAPIMPROV Kadin Lampung 2025, Alzier Dianis Thabranie Tekankan Sinergi Dunia Usaha–Pemerintah

Bandar Lampung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) Tahun 2025 di Graha Bintang Universitas Malahayati, Sabtu (13/9). Acara ini dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Dewan Penasehat Kadin Lampung Alzier Dianis Thabranie, serta jajaran pengurus Kadin tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

 

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan tarian tradisional Lampung, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Kadin, hingga laporan panitia penyelenggara. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pleno pembahasan program kerja.

Foto Alzier Dianis Thanranie Bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie.

Alzier Dianis Thabranie: Kadin Harus Jadi Jembatan Nyata

Dewan Penasehat Kadin Lampung, Alzier Dianis Thabranie, menegaskan RAPIMPROV ini harus menjadi forum konsolidasi sekaligus sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Kadin Lampung harus menjadi jembatan yang kuat antara pelaku usaha dengan pemerintah. Melalui RAPIMPROV ini, saya berharap lahir rekomendasi nyata yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat iklim investasi yang sehat di Lampung,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar Kadin memberi perhatian serius pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“UMKM perlu didorong naik kelas, mampu bersaing, dan mendapatkan akses pasar lebih luas,” tambahnya.

Muhammad Kadafi: Kadin Lampung Siap Jadi Mitra Strategis

Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung, Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., dalam sambutannya (disarikan dari beberapa media), menekankan bahwa Kadin Lampung siap menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Ia menyebut RAPIMPROV sebagai wadah penting untuk menyatukan visi dan langkah bersama. Kadin Lampung, kata Kadafi, berkomitmen mendukung program pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan pelaku usaha baik skala besar maupun UMKM agar tumbuh bersama.

Kadafi juga menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri kreatif yang perlu terus dioptimalkan melalui inovasi, investasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Anindya Bakrie: Lampung Mesin Pertumbuhan Sumatera

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie secara resmi membuka RAPIMPROV Kadin Lampung 2025.

Anindya menegaskan bahwa tema RAPIMPROV tahun ini adalah “Memperkuat Peran Dunia Usaha dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing.”

“Lampung memiliki potensi luar biasa, terutama di sektor pertanian dan agribisnis. Produksi beras yang mencapai lebih dari 2 juta ton adalah bukti bahwa Lampung bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Sumatera,” ungkap Anindya.

Ia menambahkan, Kadin bukan hanya rumah bagi pengusaha besar, tetapi juga UMKM dan generasi muda.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi sangat penting agar ekosistem usaha di Lampung bisa tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Arah Strategis ke Depan

RAPIMPROV Kadin Lampung 2025 membahas berbagai agenda strategis, mulai dari kolaborasi program Kadin Indonesia dengan daerah, penguatan organisasi, bidang hukum dan komunikasi, hingga pengembangan kewirausahaan.

Forum ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi dunia usaha Lampung dalam memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.(BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Masjid Raya Al-Bakrie Lampung Resmi Berdiri, Jadi Ikon Baru Syiar Islam dan Kebudayaan

Lampung – Setelah melalui perjalanan panjang pembangunan, Masjid Raya Al-Bakrie Lampung akhirnya diresmikan dan resmi dibuka untuk masyarakat. Momen bersejarah ini sekaligus menandai hadirnya sebuah ikon baru bagi Bandar Lampung, yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kebersamaan, kebudayaan, dan kegiatan sosial.

Peresmian masjid ini merupakan puncak dari rangkaian prosesi yang telah dilaksanakan sejak awal pembangunan. Dimulai dengan groundbreaking pada 20 Februari 2023, kemudian penutupan kubah pada 9 Desember 2024, peresmian ballroom pada 31 Januari 2025, hingga salat tarawih perdana bersama keluarga besar Bakrie pada 15 Maret 2025.

Persembahan untuk Almarhum H. Achmad Bakrie

Masjid megah ini dibangun atas inisiatif Aburizal Bakrie bersama Keluarga Besar Bakrie, sebagai bentuk amal jariyah bagi almarhum H. Achmad Bakrie, pendiri Bakrie Group sekaligus putra asli Lampung. Sejak awal, keluarga Bakrie berkomitmen untuk meneruskan pesan almarhum bahwa “setiap rupiah yang dihasilkan Bakrie, harus bermanfaat bagi orang banyak.”

Oleh karena itu, desain dan pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung tidak hanya menonjolkan arsitektur islami, tetapi juga memadukan nilai-nilai budaya Lampung dengan filosofi Trimatra Bakrie: Keindonesiaan, Kemanfaatan, dan Kebersamaan.

Prosesi Peresmian

Acara peresmian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, disusul laporan pembangunan yang disampaikan oleh Aninditha Anestya Bakrie selaku Ketua Pelaksana. Sambutan bergantian disampaikan oleh Aburizal Bakrie mewakili Keluarga Besar Bakrie & Kelompok Usaha Bakrie, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M selaku Gubernur Lampung, serta ceramah dari Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama RI.

Para tamu undangan juga disuguhi video dokumentasi pembangunan masjid dari awal hingga selesai. Puncaknya, dilakukan penandatanganan prasasti peresmian oleh Aburizal Bakrie, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Foto : Penandatanganan prasasti peresmian oleh Aburizal Bakrie, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Acara semakin khidmat dengan kehadiran keluarga besar H. Achmad Bakrie, termasuk Ibu Tatty, Nirwan Bakrie, Indra Bakrie, Anindya Bakrie, Ardi Bakrie, dan anggota keluarga lainnya. Sejumlah tokoh daerah juga hadir, seperti mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri, Ketua Umum MUI Lampung Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag, hingga Ketua Umum Kadin Lampung Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H.

Rangkaian acara ditutup dengan salat Jumat berjamaah, ramah tamah, serta makan siang bersama di ballroom masjid. Tak hanya itu, dilakukan pula kegiatan sosial berupa pembagian sembako dan santunan bagi masyarakat sekitar.

Damai Indonesiaku tvOne

Sebagai bagian dari peresmian, Masjid Raya Al-Bakrie Lampung menjadi lokasi program “Damai Indonesiaku” tvOne pada 13–14 September 2025. Sejumlah penceramah ternama hadir, seperti Sheikh Ahmad Al Misry, AA Jufri Rustandi, Fatih Risyad, Das’ad Latief, dan KH. Cholil Nafis. Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan langsung agar syiar Islam dari Lampung bisa dirasakan masyarakat luas.

Fasilitas Masjid Raya Al-Bakrie

Masjid berdiri di atas lahan 22.000 m² dengan luas bangunan 10.240 m², mampu menampung hingga 12.000 jamaah. Selain ruang utama ibadah, tersedia fasilitas penunjang seperti:

  • Ballroom serbaguna seluas 1.500 m² berkapasitas 1.200 orang
  • Ruang VIP, ruang imam, ruang muadzin, ruang kontrol
  • Perpustakaan, TPQ, ruang rapat, kantor pengelola
  • 80 kios UMKM, taman kota, taman bermain anak, penitipan barang, serta ruang jenazah

Dengan hadirnya masjid ini, Bandar Lampung memiliki landmark baru yang menyatukan fungsi ibadah, sosial, dan budaya. Seperti disampaikan Aburizal Bakrie dalam sambutannya:

Foto : Aburizal Bakrie

“Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bukan hanya rumah ibadah, tetapi juga ruang sosial yang memberi manfaat nyata. Kami berharap kehadirannya dapat mempererat ukhuwah, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadi amal jariyah keluarga besar Bakrie bagi masyarakat Lampung dan Indonesia.”


📌 Informasi lebih lanjut:
Sekar Ningrum – Marketing Communication Bakrie Untuk Negeri
📧 Email:: sekar.bakrieuntuknegeri@gmail.com

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Alzier: Kajati Lampung Harus Berani Sikat Kroni Arinal, Aset Rp38 Miliar yang Disita Bukti Korupsi

Bandar Lampung – Sorotan publik terhadap dugaan korupsi di tubuh PT Lampung Energi Berjaya (LEB) terus menguat. Kali ini, tokoh Lampung Alzier Dianis Thabranie menegaskan bahwa keberanian Kejati Lampung akan diuji dalam membongkar kasus ini.

Menurut Alzier, penyitaan aset milik mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi senilai sekitar Rp38 miliar sudah cukup menjadi bukti adanya dugaan tindak pidana korupsi. Ia menilai, hasil penyitaan tersebut tidak sebanding dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Arinal.

“Itu buktinya Kajati kita, Mas Danang, berani bongkar hasil-hasil korupsi Gubernur Arinal Djunaidi. Aset-asetnya sekitar Rp38 miliar sudah disita. LHKPN yang dilaporkan Arinal itu tidak sama dengan yang disita, dan itu saja sudah masuk pidana. Baru satu tahun pensiun, sudah terbongkar,” tegas Alzier.

Lebih jauh, Alzier juga mendesak agar para kroni Arinal turut diperiksa tanpa pandang bulu.

“Saya minta kroni-kroninya juga diperiksa, termasuk mantan Bupati Pringsewu dan lainnya. Sikat saja semua biar kasus ini selesai tuntas,” tambahnya.

Pernyataan Alzier memperkuat desakan berbagai pihak, termasuk LSM Pro Rakyat, agar Kejati Lampung tidak berhenti di penggeledahan dan penyitaan semata, melainkan segera menetapkan tersangka serta menyeret semua pihak yang terlibat.(BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

DPP KoPI Apresiasi Aksi Lampung Melawan yang Berlangsung Damai

Bandar Lampung – Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) memberikan apresiasi atas jalannya aksi demonstrasi bertajuk Lampung Melawan di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung dan dibeberapa Kabupaten/Kota, Senin (1/9/2025).

Aksi yang diikuti ribuan demonstran dari kalangan mahasiswa berbagai universitas di Lampung, organisasi masyarakat, hingga warga, berlangsung tertib dan kondusif meski massa memenuhi area kantor DPRD.

Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, didampingi Sekretaris Jenderal Bambang SP, Bendahara Umum Ida Rahayuningsih, serta jajaran pengurus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Lampung yang mampu menyampaikan aspirasi tanpa bertindak anarkis.

“Provinsi Lampung adalah tanah kelahiran kita, tempat kita besar, dan harus kita jaga bersama. Karena itu, kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga aksi tetap damai,” ujar Jeffri.

Selain itu, KoPI juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan TNI yang telah bersikap ramah serta sigap dalam mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Menurut KoPI, keberhasilan menjaga ketertiban ini mencerminkan kedewasaan masyarakat Lampung dalam berdemokrasi. Aspirasi dapat disuarakan secara lantang, namun tetap dengan cara yang santun dan damai.(Tim-KoPI)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

 

 

Fauzi Imbau Anggota KBPP Polri Lampung: Mari Kita Jaga Lampung yang Aman dan Kondusif

BANDAR LAMPUNG – Ketua PD KBPP Polri Lampung, Fauzi, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di Lampung. Ia menginstruksikan seluruh anggota KBPP Polri di wilayah Lampung untuk tetap solid, bijak menyikapi informasi, dan menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.

Arahan ini disampaikan Fauzi sebagai tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum KBPP Polri, Dr. Evita Nursanty, MSc., yang menekankan peran anggota dalam menjaga kedamaian serta persatuan masyarakat.

“Seluruh anggota KBPP Polri Lampung harus tetap solid dan bijak dalam menyikapi isu yang beredar. Mari kita jaga Lampung yang aman dan kondusif serta bersama-sama menciptakan suasana damai di tengah masyarakat,” tegas Fauzi.

Fauzi juga mengimbau para pemuda di wilayah Lampung untuk menyalurkan energi pada kegiatan positif, memperkuat persaudaraan, serta menjauhi hal-hal yang bisa menimbulkan keresahan sosial. Ia berharap seluruh anggota menjadi teladan bagi lingkungan sekitar dalam menjaga ketenangan dan persatuan.(BSP)

 

Editor : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM

Komunitas Ojol Lampung Pilih Jaga Kondusifitas, Tolak Ajakan Turun ke Jalan

BANDARLAMPUNG – Komunitas ojek online (ojol) di Lampung menyatakan komitmennya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, dengan menolak ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang direncanakan pada 1 September 2025.

Pernyataan itu terekam dalam video yang tersebar di media sosial, Minggu (31/8/2025). Perwakilan sejumlah organisasi ojol, termasuk Skobal, DPD Pas Indonesia Lampung, Permalat, SOS, dan Gaspol Lampung, sepakat tidak menggerakkan anggotanya untuk turun ke jalan.

Keputusan itu diambil setelah adanya musyawarah internal. Mereka menilai unjuk rasa hanya akan membuka celah bagi provokasi dan tindakan anarkis.
“Lampung selama ini kondusif. Jangan sampai rusak hanya karena aksi yang ditunggangi pihak tertentu,” ujar salah seorang perwakilan.

Para pengemudi juga diimbau tetap menjalankan aktivitas normal dan tidak melakukan aksi mogok. Mereka menegaskan, jika ada yang membawa nama ojol dalam aksi, maka itu bukan bagian dari komunitas resmi.

Dengan sikap ini, para pengemudi ojol di Lampung berharap roda perekonomian tetap berjalan, sementara keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

 

Edior : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM