Lampung

Pegawai Pelindo Panjang Mengamuk, Kalungkan Clurit ke Leher Petugas Keamanan yang Melerai Berita:

Bandar Lampung — Seorang pegawai Pelindo Panjang berinisial Mei Sudarmono, yang bekerja di bagian peralatan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, diamankan pihak kepolisian setelah mengamuk dan mengejar rekan kerjanya menggunakan sebilah clurit pada Kamis malam, 24 Oktober 2025.

Kejadian bermula di area B Handel Terminal Peti Kemas, saat pelaku diduga terlibat cekcok dengan sesama pegawai bagian operator bernama Romi. Emosi yang tak terkendali membuat pelaku mengejar korban sambil mengacungkan senjata tajam jenis clurit.

Seorang petugas keamanan bernama Rio yang berusaha melerai justru menjadi sasaran kemarahan. Pelaku sempat mengalungkan clurit ke leher Rio, mengancam keselamatannya. Beruntung, Rio berhasil melepaskan diri meski mengalami luka gores di bagian leher akibat sabetan senjata tajam tersebut.

Atas insiden itu, korban melapor ke Polsek Panjang dengan nomor laporan LP/B.180/VII/2025/SPKT/Polsek Panjang/Polresta Bandar Lampung, tertanggal 24 Oktober 2025.

Kapolsek Panjang membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut bahwa pelaku kini telah diamankan di tahanan Polsek Panjang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan dan masih dalam proses pemeriksaan. Kami juga telah menyita barang bukti berupa sebilah clurit yang digunakan saat kejadian,” ujar salah satu petugas Polsek Panjang.

Peristiwa ini sempat membuat heboh area pelabuhan, namun situasi kini telah kembali kondusif berkat kesigapan petugas keamanan dan aparat kepolisian.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

 

Surya Paloh Kukuhkan DPW NasDem Lampung 2025–2029: Tegaskan Soliditas dan Gerakan Restorasi Menuju Politik Gagasan

Bandar Lampung — Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Lampung periode 2025–2029, dalam acara yang berlangsung megah di Ballroom Grand Mercure Bandar Lampung, Sabtu (25/10/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri lebih dari 1.000 kader NasDem dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, termasuk unsur sayap partai, organisasi perempuan dan pemuda NasDem, serta tokoh masyarakat.

Kepengurusan baru DPW NasDem Lampung resmi dipimpin oleh Herman HN sebagai Ketua, didampingi Fauzan Sibron sebagai Sekretaris, dan Mardiana sebagai Bendahara. Formasi ini memadukan wajah-wajah lama dengan sejumlah kader muda potensial, sebagai simbol regenerasi dan perluasan jangkauan partai di daerah.

Restorasi dan Politik Humanis

Dalam sambutannya, Surya Paloh menegaskan pentingnya konsolidasi partai di Lampung sebagai bukti semangat kebersamaan dan optimisme menghadapi tantangan politik nasional.

Peran konsolidasi Partai NasDem di Lampung ini memberi spirit bahwa jalan kita ke depan bukan makin menyempit, tapi makin melebar ke arah perubahan,” ujar Surya Paloh.

Ia menekankan bahwa partai politik harus menjadi pilar penjaga kestabilan bangsa, dengan menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

Alangkah beruntungnya negara ini bila semua partai mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai. Dan itu yang selalu kita junjung di NasDem,” tegasnya.

Lebih lanjut, Surya Paloh menyerukan agar seluruh kader NasDem menjadi pelopor politik yang berasaskan nilai-nilai kemanusiaan dan manfaat bagi masyarakat.

NasDem harus menjadi partai yang membawa harapan baru. Jangan pernah berhenti berbuat baik untuk rakyat. Jadilah teladan dalam politik yang santun dan berintegritas,” ujarnya penuh semangat.

Apresiasi untuk Gubernur Lampung

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyebut sang gubernur sebagai “adik politik” yang telah menunjukkan komitmen terhadap politik gagasan dan perubahan.

Sebagai seorang kakak, saya bangga punya adik gubernur ini. Ia sudah menjalankan politik gagasan dan perubahan di Lampung. Tetaplah berjalan lurus, konsisten, dan semangat membesarkan rakyat,” kata Surya Paloh.

Komitmen DPW NasDem Lampung

Sementara itu, Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN menegaskan bahwa kepengurusan baru siap bekerja keras memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

Kami siap menggerakkan seluruh potensi NasDem di Lampung untuk bersama-sama membangun daerah dan memenangkan hati rakyat,” ucap Herman.

Acara pelantikan ditutup dengan pembacaan ikrar pengurus, penyerahan pataka partai, dan pementasan seni budaya khas Lampung sebagai wujud penghormatan terhadap kearifan lokal.

Dengan semangat “Gerakan Restorasi Indonesia”, NasDem Lampung meneguhkan komitmennya untuk menjadi kekuatan politik yang progresif, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.          ( iffa)

 

Editor : iffa. Yy|Bensorinfo.com

 

Pembangunan Paviliun Kejari Way Kanan Tuai Kritik: Publik Nilai Tak Tepat Prioritas, Minta Pemerintah Lebih Peka Kondisi Daerah

Way Kanan – Polemik pembangunan paviliun atau rumah dinas Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan senilai Rp1,4 miliar dan proyek pagar senilai Rp600 juta yang bersumber dari APBD 2025, memantik sorotan tajam dari masyarakat dan pegiat transparansi anggaran.

Pernyataan sejumlah pihak yang meminta publik “tidak menyudutkan Kejari Way Kanan” justru dinilai mengaburkan persoalan utama: soal prioritas penggunaan uang rakyat di tengah kondisi infrastruktur dasar daerah yang masih memprihatinkan.


Publik: Ini Soal Kepekaan, Bukan Sekadar Legalitas

Salah satu tokoh masyarakat Way Kanan menegaskan, perdebatan publik bukan semata soal boleh atau tidaknya pemerintah daerah membangun fasilitas lembaga vertikal, melainkan tentang empati dan kepekaan terhadap kebutuhan rakyat.

“Yang dipersoalkan masyarakat bukan soal legalitas, tapi rasa kepedulian. Saat jalan rusak dan ekonomi sulit, justru anggaran miliaran digelontorkan untuk membangun paviliun kejaksaan. Itu yang membuat rakyat kecewa,” ujarnya, Jumat (25/10/2025).

Ia menilai, dalih “sinergi antar-lembaga” yang digunakan untuk membenarkan proyek tersebut tidak relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Sinergi itu baik, tapi kalau yang disinergikan justru fasilitas mewah lembaga vertikal, sementara jalan di sekitarnya rusak, itu bukan sinergi—itu ironi,” tegasnya.


APBD untuk Rakyat, Bukan untuk Memperindah Kantor Lembaga Vertikal

Sejumlah pengamat kebijakan publik juga menilai, penggunaan APBD untuk membiayai fasilitas lembaga vertikal seperti kejaksaan dan kepolisian berpotensi menjadi preseden buruk dalam tata kelola keuangan daerah.

Aktivis Bara HP Way Kanan, Ipara Rahmat, menyebut bahwa pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Fungsi utama APBD adalah memenuhi kebutuhan dasar rakyat—jalan, kesehatan, pendidikan, air bersih. Kalau digunakan untuk fasilitas lembaga vertikal, itu sudah melenceng dari asas prioritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap rupiah uang rakyat seharusnya menimbulkan manfaat langsung bagi publik.
“Apalagi lokasi proyek di sekitar kantor kejaksaan, yang justru dikelilingi jalan berlubang. Gedungnya megah, tapi aksesnya rusak. Itu paradoks pembangunan,” kata Ipara.


Dalih Sinergi Tak Menghapus Fakta Ketimpangan

Pakar hukum tata negara dari Lampung, Dr. Heri Santoso, menilai alasan “sinergi dan penguatan kelembagaan hukum” yang dikemukakan sebagian pihak hanya bersifat administratif, bukan substansial.

“Tidak ada larangan mutlak bagi Pemda membantu lembaga vertikal, tapi urgensinya harus diperhatikan. Kalau daerah masih banyak jalan rusak dan pelayanan dasar tertinggal, secara etika pemerintahan itu tidak patut,” jelasnya.


Warga Harapkan Pemerintah Kembali ke Jalur Prioritas

Warga Blambangan Umpu dan sekitarnya berharap agar Pemkab Way Kanan serta lembaga penegak hukum lebih peka terhadap kondisi riil masyarakat.

“Kami tidak anti-kejaksaan. Kami hanya ingin pemerintah adil dan bijak. Kalau jalan ke rumah sakit saja rusak, sementara kantor penegak hukum dibangun mewah, itu menyakitkan,” ujar salah seorang warga Umpu Bakti.


Catatan Redaksi

Polemik proyek pembangunan paviliun Kejari Way Kanan menjadi pengingat pentingnya transparansi, empati, dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD. Dukungan terhadap lembaga hukum memang perlu, namun tidak boleh menggeser prioritas utama: pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.(*) 

 

Editor : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM

Usai Raston Terpilih, Alzier Minta Jaga Harmonisasi Pekerja, Pemda dan Pengusaha

Lampung Tengah – Raston terpilih menjadi ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Cabang Lampung Tengah (Lamteng). Ketua KSPSI Lampung Alzier Dianis Thabranie berpesan agar menjaga harmonisasi demi kesejahteraan pekerja.

Raston terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) KSPSI Lampung Tengah di Balai Pendopo X Studio Music & Cafe, di Jalan Agus Salim, Bandar Jaya, Lampung Tengah, Kamis (23/10/2025).

Raston bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan teman-teman serikat pekerja.

“Semoga dengan kepercayaan dan amanah ini sebagai modal awal saya untuk lebih berkiprah memperjuangkan nasib para pekerja di Lampung Tengah,” ujar Raston.

Dia juga berharap sinergitas dan kolaborasi kepada Forkopimda Lampung Tengah ke depan dapat berjalan baik dan harmoni.

“Saya pastikan dalam setiap kiprah kami akan selalu berkoordinasi dengan semua unsur forkopimda yang ada di Lampung Tengah, agar terjalin kerjasama dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” tukasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut unsur Forkopimda Lampung Tengah. Bupati Lampung Tengah diwakil Kadisnaker Asrul Sani, Kapolres Lamteng diwakili Ipda Ananda Irawan, Kajari Lamteng diwakili Kasi intel DR Alfadera, SH, .MH, MM, sedangkan dari DPRD hadir Agus Triyono, serta pihak BPJS Ketenagakerjaan Lamteng.

Alzier dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris DPD KSPSI Provinsi Lampung, Eko Rahmawan, menyampaikan pesan agar ketua terpilih lebih meningkatkan peran dan fungsi para pekerja khususnya di Lampung Tengah agar senantiasa tercipta harmonisasi yang berdampak terhadap kesejahteraan para pekerja.

“Selain itu beliau berpesan juga, agar ketua terpilih mampu menjalin sinergitas kemitraan terhadap forkopimda dan stakeholder yang ada di Lampung Tengah, sehingga mampu berjalan beriringan dalam memperjuangkan kesejahteraan para pekerja,” ucap Eko, yang menyampaikan pesan Ketua DPD KSPSI Provinsi Lampung.

Kadisnaker mengatakan, pihaknya akan mendukung setiap kegiatan, dan keluhan para pekerja melalui KSPSI.

“Pekerja adalah ujung tombak ekonomi sehingga kami akan mendukung sesuai tupoksi pemerintah daerah,” ucap Asrul Sani.

Senada, Kapolres Lamteng yang diwakili Ipda Ananda Irawan menukaskan, bahwa pekerja adalah mitra yang harus bergandengan tangan untuk menciptakan suasana kondusif dan bahu-membahu yang berdampak terhadap kesejahteraan para pekerja.

“Iklim kondusif adalah prasyarat untuk kenyamanan dan keamanan, baik untuk pekerja maupun mereka yang berusaha,” katanya.

Sedangkan menurut Kajari Lamteng yang diwakili Kasi Intel DR Alfadera, SH, MH, MM, pekerja adalah garda terdepan perekonomian bangsa yang harus dibela. Karena itu, kata Alfadera, kejaksaan membuka diri untuk berbagai masukan dari kaum pekerja.

“Kami dari kejaksaan sangat membuka diri untuk mendengar dan peduli terhadap pekerja. Baik itu tentang regulasi hukum maupun lainnya. Kejaksaan juga tidak kaku dan tidak sebatas menerapkan hukum saja, karena memanusiakan pekerja adalah tugas kejaksaan untuk menciptakan keadilan bagi hak-hak pekerja,” tukas Alfadera, yang mengaku persoalan pekerja bukanlah hal yang asing baginya.

“Karena sebelum menjadi jaksa saya juga berkecimpung di dunia pekerja. Jadi saya paham keringat pekerja atau buruh. Baik pekerja formal maupun informal. Mereka adalah pekerja tanpa tanda jasa yang harus dibela agar menjadi lebih sejahtera,” pungkasnya. (Rls)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Dari Kampus ke Dunia Nyata: 466 Lulusan UMITRA Siap Mengabdi untuk Negeri

Bandar Lampung — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) Dr. H. Andi Surya, Universitas Mitra Indonesia (UMITRA), saat 466 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Magister, Profesi, dan Sarjana Tahun Akademik 2024/2025 (18/10/2025).

Empat fakultas — Kesehatan, Bisnis, Komputer, dan Hukum — menjadi saksi lahirnya generasi baru sarjana dan magister yang siap berkontribusi di tengah masyarakat. Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan UMITRA Dr. H. Andi Surya, Rektor UMITRA Dr. Hj. Armalia Reny Madrie A.S., S.P., M.M., Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.T. yang mewakili Gubernur Lampung.

🌟 Lulusan Terbaik, Bukti Dedikasi dan Prestasi

Dalam momen sakral tersebut, UMITRA memberikan penghargaan kepada para lulusan berprestasi yang menjadi kebanggaan universitas. Dinda Tri Anjani, S.Bns., meraih gelar Lulusan Terbaik Universitas sekaligus Fakultas Bisnis dengan IPK sempurna 4,00. Adapun Arini Meronica, M.KM., dinobatkan sebagai terbaik program magister dengan IPK 3,90.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada Adys Dovita, S.Kep. (Fakultas Kesehatan, IPK 3,97), Helen Prasiska, S.Kom. (Fakultas Komputer, IPK 3,93), dan Tria Maulina, S.H. (Fakultas Hukum, IPK 3,92).

Ketua Yayasan UMITRA Dr. H. Andi Surya dalam sambutannya mengingatkan para lulusan agar menjadikan wisuda sebagai awal dari pengabdian yang lebih luas.

“Wisuda bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian di dunia nyata. Lulusan UMITRA harus menjadi insan yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dalam setiap langkahnya,” ujarnya.

🎓 Pesan dan Harapan untuk Generasi Masa Depan

Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., memberikan apresiasi terhadap konsistensi UMITRA dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.

“UMITRA terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan di wilayah ini,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, menyampaikan pesan penting bagi para wisudawan agar mampu beradaptasi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Ia menekankan lima nilai utama yang perlu dipegang teguh: menjadi pembelajar sepanjang hayat, menguasai teknologi berlandaskan kemanusiaan, berani berinovasi, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi nyata untuk bangsa.

🤝 Kolaborasi untuk Kemandirian dan Kemajuan

Menandai langkah baru menuju penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UMITRA juga melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan DPRD Provinsi Lampung, LBH-KIS, dan PT Andan Laju Mitra Persada.

Rektor UMITRA, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie A.S., S.P., M.M., menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bukti keseriusan kampus dalam memperluas jejaring akademik dan profesional.

“UMITRA berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta tantangan masa depan,” tegasnya.

Acara wisuda yang berlangsung penuh khidmat itu bukan hanya menjadi puncak capaian akademik, tetapi juga momentum untuk meneguhkan peran UMITRA sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.(BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM

Alzier: Struktur Pengurus Golkar Lampung 2025–2030 Belum Dapat Restu DPP

Bandar Lampung — Penyusunan struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Lampung periode 2025–2030 yang digagas Ketua Terpilih Hanan A. Rozak tampaknya masih menunggu lampu hijau dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Anggota formatur M. Alzier Dianis Thabranie, yang mewakili unsur ormas pendiri dan didirikan Partai Golkar, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Ketua Umum DPP Golkar terkait komposisi kepengurusan yang diajukan Hanan.

“Belum ada keputusan konkret dari Ketum DPP Golkar sampai hari ini. Apakah disetujui atau tidak konsep saudara Hanan, masih belum jelas,” ujar Alzier di Bandar Lampung, Selasa (14/10/2025).

Sebelumnya, Hanan A. Rozak menyampaikan bahwa struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Lampung periode mendatang akan cukup “gemuk”, dengan total sekitar 145 orang kader yang dinilai terbaik dari berbagai daerah. Namun, ia belum bersedia mengungkap nama-nama calon pengurus sebelum keluarnya Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP.

“Supaya tidak keliru, sebaiknya tunggu SK terbit,” kata Hanan saat menghadiri kegiatan pembagian sembako memperingati HUT ke-61 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Lampung, Senin (13/10/2025).

Diketahui, penyusunan struktur pengurus baru ini merupakan hasil kerja tim formatur yang terdiri dari Hanan A. Rozak, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung (unsur DPP Golkar), Yusak, S.H., M.H., H. Azwar Hadi, S.E., M.Si., dan M. Alzier Dianis Thabranie, S.E., S.H.

Meski telah melalui pembahasan internal formatur, keputusan akhir mengenai komposisi pengurus tetap menunggu persetujuan Ketua Umum DPP Partai Golkar.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM