Wulan Mirza Sambut Kepulangan Camelia, Anak Pringsewu Yang Terlantar di Malaysia

IMG-20260210-WA0408

Bandar Lampung|bensorinfo.com – Pemerintah Provinsi Lampung menyambut kepulangan Camelia (4), anak berkebutuhan khusus penyandang down syndrome asal Kabupaten Pringsewu yang sebelumnya terlantar di Malaysia. Camelia tiba di Bandara Radin Inten II, Selasa (10/02/2026), dan disambut langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza.

Pemulangan Camelia merupakan hasil koordinasi lintas instansi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, BP3MI Lampung, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.

Wulan Mirza mengatakan, proses pemulangan dipantau secara ketat sejak informasi diterima oleh Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung. Camelia kemudian diserahkan kepada pemerintah daerah setelah diantar langsung oleh perwakilan KBRI Kuala Lumpur.

“Setelah melalui proses yang dipantau kementerian dan terinformasi kepada kami, Camelia langsung diantarkan ke Provinsi Lampung oleh perwakilan KBRI Kuala Lumpur,” ujar Wulan Mirza, didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung serta Kepala Dinas PPPA dan Kepala Dinas Sosial.

Setibanya di Lampung, Camelia akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendampingan sosial guna memastikan kondisi fisik dan psikologisnya dalam keadaan baik. Pemerintah Provinsi Lampung menunjuk Yayasan Bussaina sebagai lembaga pengasuhan sementara.

“Insya Allah Camelia akan menjalani pengecekan kesehatan terlebih dahulu dan dirawat dengan kasih sayang serta perhatian di Yayasan Bussaina,” kata Wulan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya KBRI Kuala Lumpur, atas perlindungan yang diberikan kepada Camelia selama berada di luar negeri. Wulan mengajak masyarakat turut mendoakan agar Camelia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di tanah kelahirannya.

Sementara itu, perwakilan KBRI Kuala Lumpur bagian Konsuler, Ni Putu Anggraeni, menjelaskan bahwa Camelia merupakan warga Pringsewu yang orang tuanya telah tinggal di Malaysia sejak empat tahun lalu.

“Berkat komunikasi intensif antara perwakilan Indonesia di luar negeri dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan BP3MI Lampung, Ananda Camelia akhirnya dapat dipulangkan dan memperoleh perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Pihak KBRI berharap melalui pendampingan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Camelia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Pemprov Lampung dan BP3MI Lampung atas respons cepat dalam proses pemulangan tersebut.

Pemprov Lampung memastikan akan terus mengawal proses pendampingan Camelia hingga mendapatkan penanganan yang optimal sesuai kebutuhannya.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com