Tony Eka Candra: Kader Golkar Wajib Jadi Penggerak Elektabilitas di Lampung Selatan

IMG-20260112-WA0120

Lampung Selatan — Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan bahwa seluruh kader Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk meningkatkan elektabilitas partai, baik melalui kiprah pribadi maupun kerja kelembagaan.

Penegasan tersebut disampaikan Tony saat memberikan arahan dalam rapat perdana DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan yang dihadiri jajaran pengurus, anggota fraksi, serta kader Partai Golkar, Senin (12/1/2026).

Tony menekankan, setiap sikap dan perilaku kader di tengah masyarakat akan berdampak langsung terhadap citra dan perolehan suara Partai Golkar. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader menjaga etika, integritas, dan kepekaan sosial.

“Apa pun yang kita lakukan, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari partai, muara akhirnya adalah meningkatkan elektabilitas Partai Golkar. Perilaku kader sangat menentukan bagaimana masyarakat menilai Partai Golkar,” tegasnya.

Menurut Tony, perilaku negatif kader berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Sebaliknya, kader yang aktif, peduli, dan hadir membantu masyarakat akan menjadi wajah positif partai di mata rakyat.

“Ketika kader Golkar menyatu dengan masyarakat, terlibat dalam kegiatan sosial, dan benar-benar membantu rakyat, maka itulah kekuatan utama yang akan mengangkat elektabilitas partai,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tony juga menyampaikan target politik Partai Golkar Lampung Selatan sebagaimana arahan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, yakni minimal meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Target itu dinilainya realistis dan dapat dicapai melalui kerja kolektif seluruh kader.

“Saat ini kita baru memiliki Wakil Ketua DPRD. Ke depan, kita harus mampu merebut posisi Ketua DPRD. Bahkan untuk eksekutif, minimal Golkar harus memiliki Wakil Kepala Daerah, dan ke depan melahirkan Kepala Daerah dari Partai Golkar,” tegas Tony.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin kader terhadap kewajiban partai, termasuk ketaatan administrasi dan iuran. Tony menegaskan bahwa dinamika politik saat ini tidak lagi memberi ruang bagi praktik transaksional.

“Tidak ada lagi cara instan atau bayar-bayaran untuk mendapatkan posisi. Yang dinilai sekarang adalah prestasi, dedikasi, loyalitas, tidak tercela (PDLT), serta kedekatan kader dengan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. Rosidah, M.Si., Apt, selaku Wakil Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, dalam perkenalannya menyampaikan latar belakang pengabdian akademiknya sebelum kembali ke tanah kelahiran.

“Saya putri asli Kalianda. Selama 24 tahun saya mengabdi sebagai dosen di Universitas Sumatera Utara. Setelah pensiun, saya memutuskan kembali ke kampung halaman dan kini diberi amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar Lampung Selatan,” ujarnya.

Rosidah berharap seluruh kader Partai Golkar Lampung Selatan tetap solid, berjalan di jalur perjuangan yang lurus, dan berorientasi pada kemenangan partai demi kesejahteraan masyarakat.

“Semoga kita semua senantiasa berada di jalan yang lurus, jalan kemenangan, dan terus membesarkan Partai Golkar untuk kepentingan masyarakat Lampung Selatan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Bambang.S.P