Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, OJK Lampung Kukuhkan Bunda SICANTIKS di Pringsewu

IMG_20260420_094604_617

Foto : Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy.

Pringsewu|bensorinfo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah) di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Pringsewu Haji Riyanto Pamungkas, Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung Nurul Fahri, serta Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy, bersama sejumlah pemangku kepentingan. Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan pengukuhan Rahayu Riyanto Pamungkas sebagai Bunda SICANTIKS sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu.

Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy mengatakan, program SICANTIKS merupakan bagian dari sinergi antara OJK dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya perempuan.

“Perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam pengelolaan keuangan keluarga. Melalui program ini, kami mendorong terwujudnya perempuan hebat, keuangan sehat, dan keluarga kuat,” ujarnya.

Program SICANTIKS difokuskan pada edukasi keuangan syariah bagi perempuan, termasuk ibu rumah tangga, penceramah, dan pimpinan majelis taklim. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen literasi keuangan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung Nurul Fahri menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari target pembangunan daerah. Ia mendorong masyarakat untuk memahami berbagai instrumen investasi sesuai profil risiko serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan.

“Program ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan dan berinvestasi,” katanya.

Bupati Pringsewu Haji Riyanto Pamungkas menambahkan, literasi keuangan dan digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah maraknya kasus penipuan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, agar tidak mudah tergiur investasi dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.

“Perempuan, terutama ibu rumah tangga, adalah garda terdepan dalam mengelola keuangan keluarga. Karena itu, pemahaman yang baik sangat diperlukan agar mampu mengenali dan menghindari investasi ilegal,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan, program SICANTIKS diharapkan dapat terus diperluas sehingga semakin banyak perempuan memiliki literasi keuangan yang baik dan berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga serta masyarakat.(*)

 

Editor : Bambang.S P|bensorinfo.com