Danrem 043/Gatam Sambut Kunker Pangdam XXI/RI ke UPI Way Rarem Lampung Utara

IMG-20260414-WA0189

Lampung Utara|bensorinfo.com – Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Danrem 043/Gatam) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menyambut kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han), beserta rombongan di Kantor Unit Pengelola Irigasi (UPI) Bendungan Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (14/04/2026).

Usai transit dan ramah tamah, Pangdam XXI/Radin Inten bersama para pejabat utama (PJU) Kodam XXI/RI, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, Kepala BBWS, Danrem 043/Gatam, serta Forkopimda setempat menuju Kantor UPI Way Rarem untuk melaksanakan agenda kunjungan kerja.

Bupati Lampung Utara, Drs. Hamartoni Ahadis, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di kawasan Way Rarem.

“Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan kewilayahan sekaligus mendukung program pembangunan nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Brigif TP juga diyakini memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara siap berkolaborasi dan berkoordinasi aktif guna mendukung realisasi pembangunan tersebut. Selain itu, Bendungan Way Rarem dinilai memiliki peran penting sebagai infrastruktur strategis penopang sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah setempat.

Sementara itu, Kepala BBWS, Dr. Ir. Elroy Koyari, S.T., M.T., memaparkan gambaran sistem irigasi Way Rarem. Ia menjelaskan bahwa jaringan irigasi terdiri dari saluran primer sepanjang 63,50 km dan saluran sekunder sepanjang 158,95 km, dengan sumber air utama berasal dari Bendungan Way Rarem.

“Air dialirkan melalui intake menuju saluran induk Rarem, kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah layanan. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengairan serta menunjang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan data teknis bendungan, yang dibangun pada tahun 1981, memiliki panjang 1.600 meter dan luas daerah tangkapan air (DTA) sekitar 328 km².

Dalam arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menekankan pentingnya peran prajurit dalam menjaga dan merawat bendungan serta jaringan irigasi.

“Pastikan distribusi air tepat sasaran. Jangan sampai ada lahan pertanian yang kekurangan air. Tingkatkan koordinasi antarinstansi, jangan berjalan sendiri-sendiri. TNI harus proaktif, turun langsung membantu petani dan masyarakat,” tegasnya.

Usai kegiatan di Kantor UPI Way Rarem, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bendungan Way Rarem serta lokasi rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Brigif TP 45/SB di wilayah Lampung Utara.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com