Bupati Egi Tinjau Banjir Jati Agung Malam Hari, Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

IMG-20260307-WA0250

Jati Agung, Lampung Selatan|bensorinfo.com – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung meninjau lokasi banjir yang merendam sejumlah permukiman di Kecamatan Jati Agung, Jumat (6/3/2026) malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan cepat.

Peninjauan dilakukan usai Bupati Egi menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Kalianda. Ia langsung menuju lokasi banjir guna melihat kondisi masyarakat serta memantau upaya penanganan yang dilakukan di lapangan.

Beberapa titik yang ditinjau antara lain Desa Gedung Harapan, Desa Margo Agung, serta Dusun 3 Desa Jati Mulyo. Saat rombongan tiba, genangan air masih cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Egi didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Mereka mengecek langsung kondisi di lapangan sekaligus menelusuri penyebab banjir.

Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat secara cepat hingga meluap ke permukiman warga.

Di Desa Gedung Harapan, luapan air yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB bahkan sempat menutup akses Jalan Kota Baru. Derasnya arus banjir juga menyebabkan dua unit mobil terseret arus.

Sementara itu, di Desa Margo Agung, banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Salah seorang warga, Sri Utari, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus meningkat hingga merendam rumah-rumah warga.

“Air naik cepat sekali, sekitar jam empat sore sudah tinggi,” ujarnya.

Data sementara hingga pukul 23.30 WIB mencatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Margo Agung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga terpaksa mengungsi di Gedung KDMP Margo Agung.

Di Desa Jati Mulyo, banjir juga dipicu oleh jebolnya tanggul Bendungan Way Panas di Dusun 3 sehingga air meluap ke permukiman warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Egi langsung menginstruksikan pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak.

“Saya minta camat segera mendata seluruh warga yang terdampak banjir agar penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Bupati Egi.

Ia juga mengimbau warga yang saat ini berada di pengungsian untuk tetap bersabar serta menjaga kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjutnya, akan segera menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak, termasuk bantuan air bersih guna membantu warga membersihkan rumah yang terendam banjir.

“Kami akan mengirimkan bantuan, termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi,” ujarnya.

Sebelum Bupati dan Wakil Bupati tiba di lokasi, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan telah lebih dahulu melakukan evakuasi warga serta membantu pengaturan lalu lintas di kawasan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir. (Kmf)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com