Tiga Asosiasi Media Siber di Lampung Bersatu, Bentuk Sekber untuk Perkuat Kontrol Sosial dan Cek Fakta
Bandar Lampung|bensorinfo.com — Tiga asosiasi media siber konstituen Dewan Pers di Provinsi Lampung resmi bersepakat membentuk Sekretariat Bersama (Sekber). Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika informasi publik yang kian cepat, termasuk maraknya fenomena “no viral no justice” di media sosial.
Ketiga asosiasi yang tergabung dalam Sekber tersebut adalah Serikat Media Siber Indonesia, Jaringan Media Siber Indonesia, dan Asosiasi Media Siber Indonesia. Mereka sepakat memperkuat peran pers dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, terverifikasi, dan berimbang.
Koordinator Sekber yang juga Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, menyatakan kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi ekosistem pers di daerah. Menurutnya, Sekber akan menjadi ruang bersama untuk memperkuat fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
“Ini adalah langkah kolektif untuk mengedepankan kepentingan publik. Pers harus hadir menjaga kualitas informasi dan tidak terjebak pada arus viralitas semata,” ujar Donny.
Ia menegaskan, Sekber tidak hanya menjadi wadah koordinasi internal antarorganisasi, tetapi juga sebagai saluran komunikasi yang efektif dalam mengawal isu-isu strategis di Lampung. Dengan jaringan anggota yang tersebar di 15 kabupaten/kota, Sekber diharapkan mampu menjangkau berbagai persoalan masyarakat secara lebih luas.
Struktur Sekber disusun dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing asosiasi, terdiri dari koordinator, wakil koordinator, dan sekretaris. Selain itu, dibentuk tiga divisi utama yakni Divisi Publikasi, Divisi Investigasi dan Cek Fakta, serta Divisi Advokasi.
Wakil Koordinator Sekber sekaligus Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menekankan bahwa fungsi kontrol sosial yang dijalankan tetap berlandaskan Kode Etik Jurnalistik. Ia memastikan setiap informasi yang diangkat akan melalui proses verifikasi berlapis.
“Kontrol sosial bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan kebijakan publik berjalan sesuai aturan. Kami ingin menjaga agar semua tetap berada pada jalurnya,” kata Novriwan.
Sementara itu, Sekretaris Sekber yang juga Ketua AMSI Lampung, Hendri Std, menyampaikan bahwa pihaknya akan membuka kanal pengaduan publik. Masyarakat dapat menyampaikan informasi melalui berbagai platform, termasuk WhatsApp dan media sosial.
Ia menegaskan, Sekber menjamin perlindungan terhadap identitas pelapor yang merasa terancam. “Keamanan sumber informasi menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Dalam agenda awal, Sekber akan fokus mencermati pelaksanaan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Selain itu, Sekber juga menyatakan komitmennya mengawal pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung.
Deklarasi resmi Sekretariat Bersama dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh masing-masing ketua asosiasi.
Pembentukan Sekber ini menjadi sinyal penguatan kolaborasi media siber di daerah, sekaligus upaya menjaga profesionalisme pers di tengah derasnya arus informasi digital.(*)
Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com
