Ngopi Emas BSI: Edukasi Santai, Dorong Masyarakat Melek Investasi Syariah

IMG_20260422_133001_616

Foto : Team Leader BSI, Fajar Prasetia (Kiri), AMPM BSI Area Bandar Lampung, Juan Kurnia (Kanan)

Bandar Lampung|bensorinfo.com — Upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat terus digencarkan Bank Syariah Indonesia melalui berbagai pendekatan yang lebih dekat dan komunikatif. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan bertajuk “Ngopi Emas” yang digelar di Emersia Hotel Bandar Lampung, Rabu (22/4).

Mengusung tema Ngobrol Perihal Investasi Emas, kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi santai namun sarat edukasi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya investasi, khususnya emas sebagai instrumen yang relatif stabil dan berkelanjutan.

Foto : Luthvy Indaka, Area Manager BSI.

Acara dibuka oleh Area Manager BSI, Luthvy Indaka. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Menurutnya, emas tetap menjadi pilihan investasi yang relevan karena mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

“Edukasi seperti ini penting agar masyarakat tidak hanya menabung, tetapi juga mulai berinvestasi secara bijak, terutama melalui instrumen yang sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh Team Leader BSI, Fajar Prasetia. Ia memaparkan berbagai kemudahan investasi emas di era digital, termasuk akses layanan melalui platform BSI yang dinilai praktis dan fleksibel. Selain itu, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam berinvestasi.

“Investasi emas bisa dimulai dari nominal kecil. Yang terpenting adalah disiplin dan pemahaman terhadap tujuan keuangan jangka panjang,” jelasnya.

Sementara itu, AMPM BSI Area Bandar Lampung, Juan Kurnia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi BSI untuk memperluas jangkauan literasi keuangan di tengah masyarakat.

Ia menyebut, pendekatan yang lebih santai seperti “Ngopi Emas” diharapkan mampu membangun kedekatan emosional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam merencanakan masa depan finansial,” katanya.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai sambil menikmati kopi ini berlangsung interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan, hingga berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan dan investasi.

Melalui program ini, BSI menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya investasi yang sehat dan inklusif. Edukasi yang disampaikan secara sederhana namun aplikatif diharapkan mampu membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih tepat dan berkelanjutan.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com