Pemkot dan PT KAI Benahi Jalan Hanoman, Ketua RT Apresiasi namun Peringatkan Rembesan Air Mengancam Aspal

1763790169094.1763790160111.IMG-20251122-WA0051

Keterangan Foto : Ketua RT 005 LK I Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Arifin Indra Jaya, S.Sos, saat mengecek genangan air pasca hujan.

Bandar Lampung — Ruas Jalan Hanoman di bawah jembatan rel kereta api, Kecamatan Tanjung Karang Timur, yang sebelumnya rusak parah, kini telah diperbaiki oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjung Karang pada Jumat (21/11/2025) malam. Perbaikan ini dilakukan setelah adanya permintaan langsung dari Wali Kota Bandar Lampung dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Warga Apresiasi Respons Cepat Pemkot dan KAI

Salah satu warga, Aan, mengaku lega sekaligus berterima kasih atas langkah cepat yang dilakukan pemerintah dan KAI.

“Alhamdulillah sudah diperbaiki. Saya yang setiap hari melintas sangat berterima kasih kepada Pemkot dan PT KAI yang telah merespons cepat,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Ketua RT 005 LK I Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Arifin Indra Jaya, S.Sos juga menyampaikan apresiasi besar kepada Pemkot Bandar Lampung dan PT KAI.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung dan PT KAI yang telah memperbaiki jalan ini dengan cepat,” ucapnya.

Namun Arifin mengingatkan adanya kendala penting yang perlu segera ditangani, yaitu rembesan air dari dua titik sumber yang dapat merusak kembali kualitas aspal.

Ia menjelaskan, rembesan pertama berasal dari jaringan PDAM. “Air dari saluran PDAM yang merembes ini berpotensi menghancurkan kualitas aspal yang baru diperbaiki. Kami berharap pihak PDAM segera mengecek dan memperbaikinya agar air tidak kembali mengalir dan merusak jalan,” tegasnya.

Sumber kedua, lanjut Arifin, berasal dari saluran pembuangan air rumah tangga yang tidak semestinya ada di area tersebut.
“Saluran Air hempasan pembuangan air rumah tangga harusnya ditutup. Jika dibiarkan, air akan mengalir dan menggenang di titik aspal yang baru diperbaiki, sehingga jalan sangat berpotensi rusak kembali,” jelasnya.

Kondisi Jalan Sudah Mulus, tapi Ancaman Kerusakan Masih Mengintai

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa perbaikan dilakukan secara signifikan dan kini pengendara dapat melintas dengan nyaman. Namun potensi kerusakan kembali sangat mungkin terjadi jika persoalan rembesan air tidak segera ditangani.

Sebelumnya, banyak warga mengeluhkan kondisi lubang besar di bawah jembatan rel tersebut, bahkan beberapa kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat terperosok.

Di tengah sorotan publik, sejumlah warga juga mempertanyakan prioritas anggaran Pemkot, terutama setelah adanya kucuran dana hibah besar kepada beberapa instansi pada tahun 2025.

Meski demikian, perbaikan oleh KAI kini membuka harapan baru bagi warga sekitar. Masyarakat berharap pemerintah terus meningkatkan respons cepat terhadap persoalan infrastruktur dan memperhatikan faktor penyebab kerusakan agar jalan yang baru diperbaiki tidak kembali rusak dalam waktu dekat.(BSP)

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM