Musda XI Golkar Lampung Diwarnai Kericuhan, Hanan A Rozak Terpilih Aklamasi Ketua DPD 2025–2030

1756638756735.image_750x_68b4151a167fa

Bandar Lampung – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Lampung yang digelar di Hotel Novotel, Minggu (31/8/2025), resmi menetapkan Hanan A Rozak sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung periode 2025–2030. Hanan terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan penuh dari 15 DPD kabupaten/kota serta organisasi sayap dan Hasta Karya Golkar.

Namun, jalannya Musda tidak sepenuhnya mulus. Ketegangan terjadi pada sesi pemilihan anggota formatur. Sejumlah peserta Musda terlibat adu argumentasi hingga nyaris berujung bentrok fisik antar pendukung.

Pemicunya, usulan nama-nama dalam formatur dinilai tidak sejalan dengan harapan sebagian peserta. Ormas pendiri Golkar yang tergabung dalam Tri Karya (SOKSI, MKGR, Kosgoro) mendorong nama senior Golkar, M. Alzier Dianis Thabranie, sebagai formatur. Sementara itu, Ketua AMPG Lampung, Aprozi Alam, ngotot agar dirinya masuk dalam susunan formatur, sehingga memunculkan protes keras dan saling usir antar kubu.

Ketegangan memuncak ketika anggota SOKSI, Fanzir Zarami, sempat mendapat pengeroyokan dari sejumlah pendukung Aprozi. Namun suasana mulai reda setelah Fanzir mengambil mikrofon dan mengingatkan agar kesepakatan awal tetap dijalankan, yakni Alzier tetap masuk sebagai formatur mewakili ormas pendiri Golkar.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, akhirnya turun tangan menengahi. Ia mengajak seluruh peserta Musda untuk menahan emosi dan mengucapkan istighfar bersama.

Musda XI kemudian menetapkan susunan formatur yang akan mendampingi Hanan menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar Lampung 2025–2030. Mereka adalah Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia, Ketua DPD Golkar Pesawaran Yusak, senior Golkar Lampung Azwar Hadi, dan Ketua Depidar SOKSI Alzier Dianis Thabranie.

 

Editor : Bambang.S.P|BENSORINFO.COM