Ketua APKLINDO Lampung Terpilih Ahmad Apriliandi Dorong Transformasi Besar Industri Cleaning Service
Bandar Lampung – Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) Provinsi Lampung resmi memasuki babak baru setelah melantik jajaran pengurus periode terbaru dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Hotel Azana, Bandar Lampung, Selasa (25/11/2025). Momentum ini menjadi penanda penting bagi penguatan tata kelola dan profesionalisme sektor jasa kebersihan di provinsi ini.
Ketua terpilih APKLINDO Lampung, Ahmad Apriliandi Pasa, menegaskan bahwa organisasi tidak ingin berjalan lambat. Usai pelantikan, pihaknya langsung menyiapkan langkah strategis, salah satunya percepatan pembentukan Badan Pengurus Kabupaten/Kota (BPK) di seluruh Lampung. Saat ini baru tiga daerah yang memiliki BPK: Lampung Selatan, Tanggamus, dan Kota Bandar Lampung.
Ahmad Apriliandi menargetkan dalam dua hingga tiga tahun mendatang, 15 kabupaten/kota di Lampung telah memiliki kepengurusan yang aktif, kuat, dan organik.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembentukan BPK bukan sekadar memenuhi struktur organisasi, tetapi menjadi gerakan nyata dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Kami ingin BPK hadir karena benar-benar dibutuhkan daerah, mampu berkontribusi, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat serta industri jasa kebersihan,” ujar Apriliandi.
Ia juga menyoroti besarnya peluang sektor cleaning service pada tahun-tahun berikutnya. Penghapusan sistem tenaga honorer oleh pemerintah akan membuat banyak instansi, baik pemerintah maupun swasta, beralih menggunakan jasa perusahaan resmi. Kondisi ini membuka ruang penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar—sektor yang disebutnya sebagai “pasar tenaga kerja masa depan”.
Saat ini APKLINDO Lampung menaungi 42 perusahaan anggota. Apriliadi berharap seluruh perusahaan lokal dapat menjadi prioritas bagi OPD, perusahaan, hingga pelaku usaha di Lampung.
“Perusahaan Lampung harus menjadi tuan rumah di provinsinya sendiri. Pendapatan dan pajak harus kembali untuk memajukan Lampung,” tegasnya.
Dari sisi kompetensi, APKLINDO Lampung telah mencetak 560 tenaga cleaning service tersertifikasi selama lima tahun terakhir, mulai dari level junior, madya, hingga manajerial. Sertifikasi ini dianggap penting sebagai pijakan untuk menempatkan profesi cleaning service sebagai pekerjaan kompeten yang memiliki jenjang karier.
Lebih jauh, Apriliadi memproyeksikan sektor jasa pembersihan mampu menyerap 50 hingga 100 ribu tenaga kerja di Lampung, terutama bagi lulusan SD, SMP, dan SMA.
“Ini peluang emas untuk menekan pengangguran sekaligus menambah pendapatan daerah,” katanya optimistis.
APKLINDO juga merencanakan penguatan kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendata serapan tenaga kerja secara berkala. Selain itu, program inkubasi bagi perusahaan yang ingin bergabung akan diperluas guna memperkuat ekosistem usaha jasa kebersihan di Lampung.
Dengan semangat kepengurusan baru, APKLINDO Lampung berkomitmen menjadi motor penggerak profesionalisasi cleaning service, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan tenaga kerja dan kemajuan pembangunan daerah.(BSP)
Editor : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM






