Kawal Pemerintahan Prabowo, SMSI Siapkan Rekomendasi Kritis dan Konstruktif
Jakarta|bensorinfo.com– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui peran sebagai mitra strategis sekaligus pengawas kebijakan pemerintah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam diskusi terbatas yang digelar SMSI bersama sejumlah tokoh media dan pengamat politik di Restoran Kampung Kecil, Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut membahas arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika dan tantangan global maupun domestik.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengatakan organisasinya sepakat untuk mendukung iktikad baik Presiden Prabowo dalam memimpin bangsa. Namun, dukungan tersebut tetap disertai sikap kritis terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, SMSI memiliki tanggung jawab untuk mencermati berbagai kebijakan serta memberikan masukan konstruktif apabila terdapat pelaksanaan yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat.
“Kita mendiskusikan secara terbatas mengenai jalannya pemerintahan. Kita sepakat menjaga pemikiran baik Bapak Prabowo, tetapi kami juga harus terus mencermati dan memberikan masukan konstruktif,” kata Firdaus.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar SMSI, Yuddy Chrisnandi, yang merupakan mantan Duta Besar RI untuk Ukraina, menegaskan bahwa SMSI harus mengambil peran sebagai tulang punggung, katalisator, sekaligus stabilisator dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menekankan bahwa peran tersebut harus dijalankan berdasarkan konstitusi dengan tetap mengedepankan kepentingan rakyat.
Menurut Yuddy, dukungan terhadap pemerintah perlu diberikan sepanjang niat dan tujuan kebijakan yang dijalankan tetap berpihak pada kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Pandangan serupa disampaikan jurnalis senior Hersubeno Arif. Ia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo perlu dilihat secara proporsional dan objektif, terutama dalam menilai kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan nasional.
Diskusi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Guru Besar STIK Polri Albertus, jurnalis senior Sukriansyah S. Latief, serta jajaran pengurus pusat SMSI.
Sebagai tindak lanjut pertemuan, SMSI berencana merangkum berbagai pandangan dan poin penting hasil diskusi ke dalam dokumen rekomendasi strategis serta karya literatur.
Dokumen tersebut nantinya direncanakan untuk disampaikan langsung kepada pemerintah sebagai bentuk kontribusi pemikiran dan partisipasi industri media siber nasional dalam mengawal pembangunan serta kebijakan pemerintahan.
Melalui langkah tersebut, SMSI berharap dapat menjalankan fungsi media secara profesional, independen, dan bertanggung jawab, dengan tetap memberikan dukungan terhadap kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik serta menyampaikan kritik secara objektif terhadap kebijakan yang perlu diperbaiki.(*)
Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com
