Usai Munas KBPP Polri Ditunda dan Dibatalkan, Bursa Calon Ketua Umum Mulai Memanas
Jakarta|bensorinfo.com— Setelah terjadinya penundaan sekaligus pembatalan Musyawarah Nasional (Munas) VI KBPP Polri yang digelar di JS Luwansa Hotel & Convention Center pada Jumat (15/05/2026), dinamika internal organisasi putra-putri Polri tersebut semakin memanas.
Penundaan Munas selama enam bulan ke depan membuat proses pemilihan Ketua Umum KBPP Polri periode selanjutnya dipastikan akan kembali diulang. Situasi ini pun memunculkan sejumlah nama baru yang mulai diperbincangkan sebagai figur potensial untuk menakhodai organisasi KBPP Polri ke depan.
Salah satu nama yang kini santer menjadi pembicaraan adalah Harwendro Aditya Dewanto. Harwendro disebut-sebut menjadi kandidat kuat lantaran dinilai memiliki latar belakang, jaringan, serta kedekatan emosional dengan keluarga besar Polri.
Selain dikenal sebagai anak seorang jenderal polisi, Harwendro juga merupakan suami dari DPR RI Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang merupakan keponakan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sumber internal KBPP Polri menyebutkan, nama Harwendro bahkan telah mendapat dukungan dari sejumlah pembina organisasi. Tidak hanya itu, Ketua Umum KBPP Polri saat ini, Evita Nursanty, disebut legowo dan merestui apabila Harwendro maju dalam Munas ulang mendatang.
“Nama Harwendro cukup kuat di internal. Ada dorongan dari sejumlah pihak agar beliau memimpin KBPP Polri ke depan,” ujar sumber internal KBPP Polri yang enggan disebutkan identitasnya.
Hingga kini, wartawan masih berupaya mengonfirmasi langsung kepada Harwendro terkait kesiapan dirinya maju sebagai calon Ketua Umum KBPP Polri pada Munas ulang yang dijadwalkan berlangsung enam bulan mendatang.
Sementara itu, Evita Nursanty juga belum memberikan keterangan resmi terkait berkembangnya dukungan terhadap Harwendro di internal organisasi.(*)
Editor : BSP|bensorinfo.com
