Berita Utama

Editor’s Picks

Trending Story

Ekshumasi Kasus Pembunuhan di Tanjung Bintang Berjalan Lancar

BENSORINFO.COM – Tanjung Bintang, Pada hari ini, Senin, 6 Januari 2025, pukul 09.00 WIB, proses ekshumasi (gali kubur) dan autopsi telah dilaksanakan di pemakaman umum Jatiloyo, Dusun Tanjung Bintang Pusat, Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Samsari menjelaskan bahwa proses ini dilakukan terkait dengan kasus dugaan pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang perempuan bernama Sugiarti (alm.).

“Proses ekshumasi dilakukan untuk mengungkap penyebab dan cara kematiannya” lanjutnya

Tim yang terlibat dalam ekshumasi ini terdiri dari tenaga medis profesional dari Rumah Sakit Bhayangkara Ruwa Jurai, Dokkes Polres Lampung Selatan, dan Tim Inafis Polres Lampung Selatan yang di pimpin oleh Sri Rahayu, SKM., MM, didampingi dokter forensik Dr. C. Andriyani, MH (Kes)., Sp.FM, serta anggota lainnya.

“Proses ini juga telah mendapatkan persetujuan resmi dari pihak keluarga korban” Pungkas Kapolsek

“Hasil resmi autopsi masih menunggu analisis lanjutan dari Rumah Sakit Bhayangkara dan diperkirakan akan keluar dalam satu minggu ke depan” lanjut Kapolsek

Kegiatan ekshumasi dan autopsi berlangsung hingga pukul 13.30 WIB dan berjalan dengan aman dan kondusif. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengungkap fakta sebenarnya dalam kasus ini sehingga keadilan bagi korban dapat ditegakkan.

“Terima kasih, kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung proses ini, baik dari keluarga korban, aparat, maupun masyarakat setempat” Tutup Kapolsek. (Humas)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

Pelaku Penipuan Bermodus Media Sosial, ditangkap Polsek Penengahan

BENSORINFO.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Penengahan berhasil menangkap pelaku kasus penipuan sepeda motor bermodus media sosial yang terjadi di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 4 Januari 2025.

Kapolsek Penengahan Iptu Dixco Subing mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin membenarkan pihaknya telah mengamanan seorang pelaku penipuan MDF (24), seorang buruh harian lepas.
“pelaku ditangkap di kediamannya Desa Taman Sari kec. Ketapang kab. Lamsel dengan barang bukti (satu) unit yang sudah dirubah tampilannya”jelasnya

Pelaku menggunakan modus perkenalan melalui media sosial untuk mendekati korban . Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan penipuan serupa sebanyak tiga kali dengan modus yang sama.

Kejadian bermula dua bulan sebelum penipuan terjadi, ketika pelaku berkenalan dengan anak korban, melalui media sosial Facebook. Hubungan mereka berlanjut melalui pesan WhatsApp hingga pelaku mengajak korban ketemuan pada 11 Desember 2024.

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban berkeliling dan akhirnya meninggalkannya di tempat sepi di Desa Bakauheni. Pelaku kemudian melarikan sepeda motor korban, yang menyebabkan kerugian sebesar Rp14 juta.

“Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor yang telah diubah tampilannya, satu lembar STNK, dan surat keterangan” tutup Iptu Dixco

saat ini pekau dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. (Humas)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

Gara – Gara Gate Pass, Ancam Petugas Loket dengan Airsoft Gun di Pelabuhan Bakauheni

BENSORINFO.COM – Polres Lampung Selatan merilis hasil penyelidikan kasus ancaman menggunakan airsoft gun yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni pada hari Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 04.50 WIB. Insiden ini melibatkan seorang pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) berinisial MS (53), yang kini telah diamankan oleh pihak Polres Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, dalam konferensi pers, Jumat (3/01/2025) pukul 17.00 Wib menjelaskan bahwa insiden bermula ketika pelaku mengendarai Toyota Rush hitam berpelat nomor BE 1563 ALG melewati Traffic 3 Gate kendaraan roda empat.
Saat melintasi gate, kartu masuk pelabuhan (Gate Pass) milik pelaku telah habis masa berlaku, sehingga petugas PJTK (Petugas Loket) menginput data kendaraan dan muncul tarif sebesar Rp 41.000. Percekcokan terjadi setelah pelaku diminta membayar biaya tersebut.
“Pelaku kemudian mengeluarkan airsoft gun jenis Glock 19 Austria, menembakkannya satu kali ke arah depan tanpa amunisi, lalu menodongkannya kepada petugas,” jelas AKBP Yusriandi.
Aksi tersebut membuat korban merasa terancam dan segera melaporkan kejadian ini ke KSKP Pelabuhan Bakauheni. Selanjutnya, laporan ini ditarik ke Polres Lampung Selatan untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun jenis Glock 19 Austria. Pelaku kini ditahan di Mapolres Lampung Selatan untuk penyidikan lebih lanjut.
Kapolres menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan, serta Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api. “Pelaku terancam hukuman pidana hingga 12 tahun penjara,” ungkap Kapolres. (Humas)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

Warga Desa Way Huwi Meminta Dukungan kepada Tokoh Lampung terkait Sengketa Tanah Fasum dan Fasos

BENSORINFO.COM – Puluhan warga Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mendatangi tokoh masyarakat Lampung, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., pada Jumat malam (3/1/2025). Pertemuan berlangsung di Lamban Gedung Kuning (LGK), Sukarame, Bandar Lampung. Warga meminta bantuan dan dukungan terkait sengketa tanah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang kini diklaim oleh PT. Budi Tata Semesta (PT. BTS), anak perusahaan dari CV. Bumi Waras.

Tanah yang dipermasalahkan meliputi kuburan dan lapangan sepak bola, yang selama ini digunakan oleh masyarakat Desa Way Huwi sejak 1968. Menurut warga, PT. BTS baru mulai memagar lahan tersebut beberapa bulan terakhir, sehingga menimbulkan polemik. Mereka menegaskan bahwa tanah tersebut merupakan fasilitas publik yang tidak semestinya dikuasai oleh pihak swasta.

Kronologi Sengketa

Berdasarkan keterangan warga, tanah tersebut telah tercatat dalam peta situasi yang diterbitkan BPN Lampung Selatan pada 10 April 1996 melalui SK nomor 400/KPLS.72/IL/96. Pada 3 Mei 1996, BPN mengeluarkan peta petunjuk lokasi untuk PT. BTS sebagai bagian dari proses izin lokasi. Namun, lokasi fasum dan fasos yang dipersoalkan tidak termasuk dalam peta petunjuk tersebut.

Pada Agustus 1996, PT. BTS justru menerima sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah tersebut. Hal ini memicu tanda tanya besar, karena tanah itu sebelumnya tercatat sebagai fasum dan fasos yang seharusnya tetap digunakan untuk kepentingan masyarakat. PT. BTS juga diketahui mengklaim lahan seluas 350 hektare untuk pembangunan perumahan (real estate), tetapi hingga kini, hampir 30 tahun kemudian, pembangunan tersebut belum terealisasi.

Kondisi semakin memanas ketika PT. BTS mulai memagar lapangan olahraga yang selama ini digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Bahkan, Kepala Desa Way Huwi, Muhammad Yani, dilaporkan ke Polda Lampung atas tuduhan penyerobotan tanah. Padahal, pembangunan sarana olahraga tersebut dilakukan atas musyawarah warga dan menggunakan dana desa.

Harapan Warga kepada Dang Ike

Warga Desa Way Huwi berharap Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, yang akrab disapa Dang Ike, dapat membantu menyelesaikan sengketa tersebut. Mereka merasa telah berupaya maksimal dengan melapor ke berbagai instansi, mulai dari DPD RI, Gubernur Lampung, DPRD Kabupaten, hingga Wakil Presiden, namun belum mendapatkan hasil memuaskan.

“Kami hanya ingin tanah ini tetap digunakan untuk kepentingan masyarakat. Kami percaya Dang Ike sebagai tokoh dan mantan Kapolda Lampung dapat memberikan solusi,” ujar salah satu warga.

Respons Dang Ike

Menanggapi keluhan warga, Dang Ike menyatakan siap membantu menyelesaikan masalah tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya mempelajari data dan informasi yang disampaikan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Saya akan mempelajari masalah ini secara mendalam berdasarkan data yang telah diberikan. Terima kasih kepada warga yang telah mempercayakan hal ini kepada saya,” ungkapnya.

Dang Ike juga menekankan pentingnya keberpihakan negara kepada masyarakat. Sesuai amanat UUD 1945, ia menegaskan bahwa tanah, air, dan sumber daya lainnya dikuasai oleh negara dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Negara harus hadir untuk melindungi hak-hak masyarakat, terutama jika menyangkut fasilitas umum dan sosial. Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas di atas segala bentuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan penyelenggara negara untuk selalu berpihak kepada rakyat. “Saya ingin menegaskan bahwa para pemimpin harus benar-benar mendahulukan kepentingan masyarakat, bukan individu atau kelompok tertentu.”

Dengan dukungan dan arahan dari Dang Ike, warga Desa Way Huwi berharap sengketa ini dapat segera diselesaikan dan tanah tersebut tetap digunakan sebagai fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(*)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

 

Wedding Story Swiss-Belhotel Lampung: Pameran Pernikahan Terbesar Awal Tahun 2025

BENSORINFO.COM – Dalam rangka menyambut momen spesial bagi setiap pasangan, Swiss-Belhotel Lampung dengan bangga mempersembahkan “Wedding Story”, sebuah pameran pernikahan eksklusif yang mengusung tema “Luxury Wedding in Town”. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari di Grand Krakatau Ballroom, dari tanggal 3 hingga 5 Januari 2025, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Konsep “Luxury Wedding in Town” dirancang untuk memberikan pengalaman premium kepada calon pengantin, menghadirkan kemewahan dan keanggunan yang sempurna untuk merayakan hari istimewa mereka. Dengan lebih dari 30 vendor terpercaya, “Wedding Story” menjadi destinasi utama untuk mencari inspirasi pernikahan impian.

Henny, Director of Sales Swiss-Belhotel Lampung, menyampaikan, “Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan pernikahan dengan sentuhan elegan dan mewah yang akan menjadi kenangan tak terlupakan bagi setiap pasangan.”

Fasilitas dan Vendor Premium

Acara ini menghadirkan berbagai vendor terbaik di industri pernikahan, termasuk:

Abie Production

Coco Bridal

Dekadi Dekorasi

Delight Lampung

Linea Pictures

Setiap vendor menawarkan layanan berkualitas tinggi, mulai dari dekorasi mewah, pencahayaan artistik, fotografi profesional, busana pengantin eksklusif, hingga undangan dan souvenir yang elegan.

Selain itu, para pengunjung dapat menikmati berbagai inspirasi dekorasi yang memadukan elemen modern dan tradisional dengan sentuhan glamor, menciptakan suasana yang megah dan romantis.

Pengalaman Eksklusif bagi Calon Pengantin

Dalam pameran ini, pengunjung akan dimanjakan dengan:

  • Photobooth mewah untuk mengabadikan momen
  • Games dan hadiah menarik
  • Tips eksklusif tentang perencanaan pernikahan
  • Test food gratis untuk pasangan yang sudah menentukan Swiss-Belhotel Lampung sebagai tempat pernikahan mereka

Agung Anto Wibowo, General Manager Swiss-Belhotel Lampung, menambahkan, “Dengan konsep ‘Luxury Wedding in Town,’ kami ingin menciptakan pengalaman pernikahan yang mewah dan berkelas, memberikan kemudahan bagi setiap pasangan untuk mewujudkan impian mereka.”

Promo Eksklusif dan Hadiah Spesial

Selama acara, pengunjung dapat menikmati berbagai promo menarik dari vendor yang berpartisipasi, termasuk diskon untuk paket pernikahan di Swiss-Belhotel Lampung.

Akses Gratis dengan Kuota Terbatas

Acara ini terbuka untuk umum dengan akses gratis. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi semua kebutuhan pernikahan Anda di satu tempat.

Untuk informasi lebih lanjut:

Telepon/WA: 0811 795 777

Email: marcomsbla@swiss-belhotel.com

Website: swiss-belhotel.com

Instagram: @swissbelhotellampung

Swiss-Belhotel Lampung: Pilihan utama untuk pernikahan dengan gaya dan kemewahan di Lampung.

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

 

Wamenhub Pantau Kelancaran Posko Nataru di Pelabuhan Bakauheni

BENSORINFO.COM – Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (2/1/2025).

Dalam kunjungannya, Wamenhub memantau langsung pelaksanaan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 pada lintas penyeberangan Jawa-Sumatera.

“Hingga sore hari, kondisi lalu lintas pelabuhan masih terpantau aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi pelaksanaan libur Nataru yang berjalan lancar meskipun jumlah pengguna jasa mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Penurunan ini diduga akibat waktu libur yang berdekatan dengan Idul Fitri, sehingga sebagian masyarakat memilih menunda liburan mereka.

Namun, Wamenhub mengingatkan agar semua pihak tetap waspada terhadap potensi lonjakan arus balik yang diprediksi terjadi pada Jumat (3/1) hingga Minggu (5/1).

Antisipasi Lonjakan Penumpang

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menjelaskan bahwa kondisi pelabuhan pada H+8 masih relatif landai dengan puncak arus balik belum terlihat. Meski demikian, ASDP telah menyiapkan lebih dari 700 personel gabungan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Kami akan terus mengutamakan pelayanan prima dengan dukungan petugas dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, BMKG, dan stakeholder terkait,” ujar Yossianis.

ASDP juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti 167 unit CCTV, 92 toilet permanen, dua posko kesehatan yang beroperasi 24 jam, dan musholla. Selain itu, rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah lokasi strategis untuk mengurangi kepadatan.

Penurunan Jumlah Penumpang dan Kendaraan

Data Posko Bakauheni menunjukkan penurunan jumlah penumpang dan kendaraan pada periode 1 Januari 2025.

Total 34.711 penumpang tercatat menyeberang, turun 33% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua tercatat 2.797 unit (turun 42%), roda empat 3.677 unit (turun 32%), sementara truk logistik mengalami kenaikan 18% menjadi 2.314 unit.

Di sisi lain, Posko Merak mencatat 33.047 penumpang menyeberang ke Sumatera, turun 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Kendaraan roda empat turun 19%, sementara truk logistik naik signifikan sebesar 97%.

Pengamanan Tetap Kondusif

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Nataru berjalan aman dan terkendali.

Ia juga menyarankan pengoptimalan pola TBB (tiba, bongkar, berangkat) melalui Pelabuhan Ciwandan dan Wika untuk mengurangi beban di Bakauheni.

“Kalaupun TBB dilakukan di Bakauheni, kami usulkan satu dermaga khusus untuk mengakomodasi kebutuhan ini,” ujar Yusriandi.

Dengan berbagai upaya antisipasi dan kolaborasi, pemerintah berharap arus balik libur tahun baru dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa gangguan berarti.(Humas)

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM