Berita Utama

Editor’s Picks

Trending Story

DPK Apdesi Kab.Lampung Selatan Gelar Silahturahmi dan Konsolidasi untuk Penguatan Organisasi

BENSORINFO.COM – Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan Silahturahmi dan Rapat Konsolidasi di Ruang Pertemuan Wisata Pantai Virgo Sebalang II pada Senin (3/2/2025).

Ketua Pelaksana, Pujiadi, A.Md, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Apdesi dalam membentuk kepengurusan DPC APDESI Lampung Selatan secara definitif melalui mekanisme musyawarah.

Plt. Ketua APDESI Lampung Selatan, M. Yani, yang membuka acara tersebut, menyampaikan bahwa 15 dari 18 kecamatan di Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam agenda ini. Ia menekankan bahwa keberadaan Apdesi sangat penting bagi kepala desa dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sumber daya manusia (SDM), serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua APDESI Provinsi Lampung, M. Hijrah Syahputra, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 9 DPD Apdesi di Provinsi Lampung yang telah memiliki SK Kemendagri. Ia mendorong daerah yang belum memiliki kepengurusan, termasuk Lampung Selatan, untuk segera bergabung dalam struktur resmi Apdesi. “Bersama Apdesi, kita bisa lebih maksimal memperjuangkan kepentingan masyarakat desa,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Cabang Ke 1 DPC APDESI Kabupaten Lampung Selatan, untuk memilih Ketua APDESI Kabupaten Lampung Selatan.

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

 

Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung Ungkap Jaringan Narkotika, 6 Pelaku Ditangkap dan 2,2 Kg Sabu Disita

TRANSSEWU.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika di Kota Bandar Lampung. Dalam operasi ini, polisi menangkap enam orang pelaku dan menyita barang bukti berupa sabu seberat 2,2 kilogram serta 100 butir pil ekstasi.

Total barang bukti narkoba yang berhasil kami sita adalah sabu seberat 2,2 kilogram dan 100 butir pil ekstasi. Jika dikonversikan ke nilai rupiah, totalnya mencapai sekitar Rp2,2 miliar,” ujar Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Jumat (31/1/2025).

Kronologi Pengungkapan

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang pelaku berinisial AF pada Kamis (30/1/2025) pukul 13.30 WIB di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Dari tangan AF, polisi menyita sabu seberat 0,95 gram.

Berdasarkan hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap dua pelaku lainnya, yakni HL (31) dan RD (34), di wilayah Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Dari keduanya, polisi menyita sabu seberat 0,18 gram.

Selanjutnya, petugas melakukan penggerebekan di Kampung Ampai, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur. Dalam operasi ini, polisi menangkap dua tersangka lain, yaitu RI (28) dan HM (34), serta menyita dua plastik klip berisi sabu dengan berat total 0,66 gram. HM mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang bernama Hendra, yang kini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan terbesar terjadi pada Jumat (31/1/2025) pukul 00.30 WIB, ketika polisi meringkus RF (33) di rumah kontrakannya di Jalan Z.A. Pagar Alam, Gang Badak, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Dari tangan RF, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa:

  • Satu bungkus besar warna hijau bertuliskan “Guanyinwang” berisi kristal putih.
  • Satu kantong plastik bening berisi 12 plastik klip sedang berisi sabu.
  • Satu plastik klip berisi empat plastik klip sabu.
  • Satu plastik klip berisi tiga plastik klip sabu.
  • Satu plastik klip berisi 12 plastik klip sabu.

Total berat barang bukti sabu yang disita dalam operasi ini mencapai 2.201,76 gram atau sekitar 2,2 kilogram. Selain itu, petugas juga menemukan 100 butir pil ekstasi yang dikemas dalam 10 plastik klip terpisah.

Pernyataan Kapolresta Bandar Lampung

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengungkapkan bahwa dengan terungkapnya jaringan ini, pihaknya berhasil mencegah potensi penyalahgunaan narkotika yang bisa berdampak pada sekitar 110 ribu jiwa.

Ini merupakan keberhasilan kami dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Bandar Lampung. Namun, tantangan ke depan tetap besar, dan kami terus berkomitmen untuk memerangi peredaran narkoba di kota ini,” ujar Kombes Pol Alfret.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih proaktif dalam memberikan informasi kepada kepolisian terkait dugaan peredaran narkotika.

Pasal dan Ancaman Hukuman

Para pelaku yang ditangkap akan dijerat dengan:

Pasal 114 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Subsider Pasal 112 Ayat (1) dan (2) undang-undang yang sama, yang mengatur kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.

Dengan pengungkapan ini, Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memburu jaringan narkotika di wilayah tersebut demi mewujudkan Bandar Lampung yang bebas dari peredaran narkoba.(Solihin)

 

Editor : IFFAH.Yy.A.Md

TRANSSEWU.COM

 

 

Kronologi Baku Tembak Bripka Agus dengan 3 Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

BENSORINFO.COM – Komplotan pencurian sepeda motor di Bandar Lampung terlibat baku tembak dengan seorang anggota kepolisian Polda Lampung. Dalam insiden ini, satu dari tiga pelaku berhasil dilumpuhkan oleh aparat.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Putri Balau, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung pada Kamis (30/1/2025) siang.

Kronologi Kejadian

Baku tembak bermula ketika masyarakat sekitar memergoki aksi para pelaku yang hendak mencuri sepeda motor di depan kantor Boss GPS Id.

“Awalnya, para pelaku berusaha mencuri motor milik korban Sopian yang terparkir di depan kantor tersebut. Namun, aksi mereka dipergoki oleh karyawan kantor, yang kemudian langsung mengejar para pelaku,” ungkap Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, Jumat (31/1/2025).

Saat pengejaran berlangsung, para pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api

“Seperti yang terlihat dalam video yang beredar, masyarakat mengejar para pelaku hingga akhirnya mereka mengeluarkan senjata api. Pada saat bersamaan, Bripka Agus Simanjuntak kebetulan melintas di lokasi kejadian dan langsung membantu melakukan pengejaran,” lanjut Yuni.

Bripka Agus kemudian melepaskan tembakan ke arah para pelaku, yang sebelumnya juga menembak ke arah warga.

“Dalam baku tembak ini, satu pelaku berhasil diamankan dan saat ini masih diperiksa oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung,” jelasnya.

Peringatan untuk Pelaku Kejahatan

Polda Lampung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu memberikan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan, terutama yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami dari Polda Lampung dan jajaran tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada seluruh pelaku kejahatan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat,” tegas Yuni.

Hingga saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. (Humas)

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

Kapolri Perintahkan Jajaran Buat Akun Khusus Respon Cepat Aduan Masyarakat

BENSORINFO.COM– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran kepolisian membuat akun khusus untuk menerima dan merespons cepat aduan masyarakat. Arahan ini disampaikan saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2025 di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2025).

Jenderal Sigit menekankan pentingnya menjaga marwah institusi dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh tingkatan kepolisian, dari Mabes hingga wilayah, segera menangani laporan tanpa menunggu viral.

“Setiap ada peristiwa atau kejadian harus langsung dijawab oleh akun resmi, tidak perlu menunggu viral. Jika dibiarkan lebih dari dua atau tiga hari, kecenderungannya akan semakin besar,” ujar Sigit.

Kapolri juga meminta agar jajaran di luar struktur kepolisian turut memberikan masukan terkait perbaikan layanan kepolisian. Ia menegaskan bahwa respons cepat tidak hanya menjadi tanggung jawab Mabes Polri, tetapi juga harus diterapkan di seluruh wilayah.

“Ini harus dilakukan bersama, tidak bisa hanya mengandalkan Mabes. Saya minta seluruh wilayah melakukan hal yang sama,” tutupnya.

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

 

Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Diresmikan Pj. Gubernur

BENSORINFO.COM – Pejabat (Pj.) Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd, secara resmi meresmikan Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie pada Jumat, 31 Januari 2025. Acara ini menandai selesainya pembangunan ballroom yang berada di lantai semi-basement Masjid Raya Al-Bakrie, yang memiliki luas total 1.586 m² dan mampu menampung lebih dari 1.000 orang.

Sebelumnya, pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie telah mencapai lebih dari 70% penyelesaian, dengan kapasitas total nantinya dapat menampung hingga 12.000 jamaah. Masjid ini dibangun atas inisiatif Ir. H. Aburizal Bakrie dan keluarga besar Bakrie sebagai persembahan untuk H. Achmad Bakrie, pendiri Bakrie Group, yang memiliki akar keturunan di Lampung.

Rangkaian Acara Peresmian

Acara peresmian berlangsung di Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua LAZNAS Bakrie Amanah, Roy Hendrajanto Marta Sakti, yang mewakili keluarga besar Bakrie. Selain itu, hadir pula Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Fredy, SM., M.M, serta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan awak media.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian, Roy Hendrajanto Marta Sakti dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembangunan Masjid serta berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proyek ini.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd, mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberadaan Masjid Raya Al-Bakrie yang diharapkan menjadi ikon baru bagi Kota Bandar Lampung serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Para tamu undangan juga disuguhkan video dokumentasi yang menampilkan perjalanan pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie.

Peresmian ballroom ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Roy Hendrajanto Marta Sakti dan Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd

Foto : Peresmian ballroom penandatangan prasasti oleh Roy Hendrajanto Marta Sakti dan Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd

Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Resmi Diresmikan

Bandar Lampung, 31 Januari 2025 – Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie kini resmi dibuka setelah proses pembangunannya selesai. Peresmian yang berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2025, dihadiri oleh Pejabat (Pj.) Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan keluarga besar Bakrie.

Ballroom yang terletak di lantai semi-basement ini memiliki luas 1.586 m² dan mampu menampung lebih dari 1.000 orang. Dengan selesainya pembangunan ballroom, ruang ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk ibadah selama bulan Ramadan mendatang.

Pj. Gubernur Lampung: Masjid Raya Al-Bakrie Jadi Ikon Baru Kota

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd, mengungkapkan kebanggaannya atas pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie yang diharapkan menjadi ikon baru Bandar Lampung.

Masjid ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan umat dan kebanggaan masyarakat Lampung,” ujarnya.

Peresmian ballroom ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj. Gubernur Lampung dan Roy Hendrajanto Marta Sakti, Ketua LAZNAS Bakrie Amanah yang mewakili keluarga besar Bakrie. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah yang dipimpin oleh Drs. KH. Ahmad Rofi’udin Mahfudz, M.A., Imam Masjid Istiqlal.

Masjid Raya Al-Bakrie: Perpaduan Arsitektur dan Budaya Lokal

Masjid Raya Al-Bakrie dibangun atas inisiatif keluarga besar Bakrie sebagai penghormatan kepada H. Achmad Bakrie, pendiri Bakrie Group. Pembangunannya dilakukan melalui Yayasan Bakrie Untuk Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dengan luas lahan 2,2 hektare dan bangunan 12.000 m², masjid ini dirancang oleh perusahaan arsitektur Urbane, yang sebelumnya menggarap Masjid Raya Al Jabbar di Bandung dan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di Sumatra Barat.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mengedepankan nilai Ummah, Ukhuwah, dan Tauhid. Elemen budaya Lampung, seperti Piil Pesenggiri dan motif tapis, juga hadir dalam desainnya.

Diharapkan, Masjid Raya Al-Bakrie dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, serta pengembangan UMKM, sekaligus destinasi wisata religi yang memperkaya kehidupan masyarakat Lampung.(*)

 

Editor : Bambang. S. P

BENSORINFO.COM

 

FKIISBS Lampung Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya dalam Kunjungan ke Lamban Gedung Kuning

BENSORINFO.COM – Forum Komunitas Ibu-Ibu Sumatera Bagian Selatan (FKIISBS) Lampung menggelar kunjungan penuh makna ke Lamban Gedung Kuning, sebuah situs budaya yang menjadi simbol kearifan lokal masyarakat Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (31/1/25) ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenal lebih dalam warisan budaya yang kaya di Bumi Ruwa Jurai.

Dalam kunjungan ini, Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., yang juga dikenal sebagai tokoh adat Lampung, menyambut rombongan dengan penuh kehangatan. Para tamu disuguhkan tarian tradisional Gham Bebai Lampung, yang menggambarkan keelokan dan filosofi budaya setempat.

Tak hanya disambut dengan seni tari, FKIISBS juga menikmati hidangan khas Lampung, termasuk durian dan Tradisi Sekubal, yang menambah keakraban dan mempererat hubungan antar anggota komunitas. Dalam suasana penuh kebersamaan, Dang Ike (sapaan akrab H. Ike Edwin) menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya melestarikan budaya lokal dan menjaga persatuan.

Kita tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga menghargai dan mengenal lebih dalam warisan budaya Lampung. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan budaya ini agar tetap lestari,” ujar Dang Ike dalam sambutannya.

Acara ini ditutup dengan diskusi akrab antara FKIISBS dan para tokoh adat, menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkenalkan serta melestarikan budaya Lampung melalui berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi FKIISBS dalam mempererat hubungan antar komunitas perempuan di Sumatera Bagian Selatan, sekaligus menguatkan peran mereka dalam melestarikan warisan budaya daerah.(*)

 

Editor : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM