Mobil Pemudik Mogok di Exit Pelabuhan Bakauheni, Polisi Respons Cepat Lewat Layanan 110

IMG-20260315-WA0049

Lampung Selatan|bensorinfo.com — Seorang pemudik yang mengalami kendala kendaraan mogok di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mendapat bantuan cepat dari petugas kepolisian setelah melapor melalui layanan darurat 110, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Laporan tersebut diterima oleh Command Center 110 sekitar pukul 03.32 WIB dari seorang pemudik bernama Herli. Ia melaporkan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami mogok saat hendak keluar dari kawasan Pelabuhan Bakauheni.

Dalam laporannya, Herli menyebut kendaraan yang mengalami gangguan merupakan mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi A 1471 VW.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pelayanan (Posyan) Bakauheni bersama petugas dari KSKP Bakauheni segera menuju lokasi untuk memberikan bantuan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengalami gangguan sekaligus mengamankan posisi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar dari pelabuhan.

Petugas juga membantu pemudik tersebut mencarikan bengkel terdekat di kawasan Pelabuhan Bakauheni agar kendaraan dapat segera diperbaiki sehingga perjalanan dapat dilanjutkan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan bahwa layanan Call Center 110 disiagakan selama 24 jam untuk membantu masyarakat, khususnya selama masa mudik Lebaran.

“Layanan Call Center 110 kami siagakan untuk menerima laporan ataupun pengaduan masyarakat. Jika pemudik mengalami kendala di perjalanan seperti kendaraan mogok, kecelakaan lalu lintas, ataupun gangguan keamanan lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi 110 dan petugas kami akan segera merespons,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 telah disiagakan di sejumlah titik strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman. Karena itu, jangan ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya.

Sementara itu, Herli mengaku terkejut dengan cepatnya respons petugas setelah dirinya menghubungi layanan darurat tersebut.

Menurutnya, tidak sampai sepuluh menit setelah laporan disampaikan, petugas kepolisian sudah tiba di lokasi untuk memberikan bantuan.

“Tidak sampai sepuluh menit setelah saya menghubungi 110, petugas sudah datang membantu. Terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, Mabes Polri, dan Polda Lampung,” kata Herli.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah saat berkendara.

Dengan layanan Call Center 110 yang responsif serta kehadiran personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama periode mudik Lebaran di wilayah Lampung Selatan.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com