Desa Suak Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara Favorit Desa Wisata Ramah Lingkungan 2025

IMG_1768637138308

Lampung Selatan – Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Desa tersebut berhasil meraih Juara Favorit Lomba Desa Wisata Nusantara 2025 kategori Desa Maju/Mandiri dengan tema Ramah Lingkungan.

Penghargaan prestisius itu diterima langsung oleh Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin, pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026). Turut mendampingi, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Darmawan.

Keberhasilan Desa Suak dinilai sebagai hasil sinergi kuat antara pemerintah desa, masyarakat, serta dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar.

Dalam ajang tersebut, Desa Suak menjadi wakil Provinsi Lampung dan bersaing dengan desa-desa wisata unggulan se-Sumatra. Konsep pengelolaan desa wisata berbasis kelestarian lingkungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor utama yang mengantarkan Desa Suak tampil menonjol di hadapan dewan juri.

Pengembangan desa wisata di Desa Suak tidak hanya berorientasi pada destinasi, tetapi juga pada pembangunan ruang hidup masyarakat yang berkelanjutan. Prinsip ramah lingkungan diterapkan secara konsisten melalui pelestarian alam, penataan kawasan wisata berbasis kearifan lokal, serta pelibatan warga sebagai pelaku utama pariwisata.

Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari komitmen bersama masyarakat melalui penerapan Program ABRI (Asri, Bersih, Rapi, dan Indah) yang dijalankan secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini adalah milik seluruh warga Desa Suak. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga lingkungan, meningkatkan pelayanan, dan mengembangkan desa wisata yang berdaya saing,” ujar Juli.

Program ABRI juga diperkuat dengan implementasi BKW (Bersih, Kering, dan Wangi) pada fasilitas umum, khususnya toilet publik, sebagai upaya meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah, menegaskan bahwa prestasi Desa Suak merupakan hasil dari kebijakan daerah yang konsisten menjadikan kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai fondasi pembangunan desa dan pariwisata.

“Sejak awal, seluruh desa didorong untuk menjadikan kebersihan sebagai pintu masuk pembangunan. Desa Suak berhasil membuktikan bahwa konsep tersebut mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Pemkab Lampung Selatan berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, mengoptimalkan potensi lokal, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdampak nyata. (Kmf)

 

Editor : Bambang.S.P|Bensorinfo.com