Tawuran Pelajar di Jalan Soekarno Hatta, Polisi Amankan Enam Remaja

Bandar Lampung|bensorinfo.com — Aksi tawuran antarpelajar terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Rabu (2/9/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat mengganggu pengguna jalan setelah sejumlah remaja diduga terlibat aksi saling serang dan membawa senjata tajam.

Polsek Labuhan Ratu kemudian melakukan penanganan untuk membubarkan aksi tersebut. Dalam prosesnya, polisi mengamankan enam pelajar yang diduga berada dalam aksi tawuran.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia juga memberikan klarifikasi mengenai suara letusan yang terdengar dalam video yang beredar di media sosial.

Menurut Ono, suara tersebut bukan berasal dari aksi penembakan. Suara letusan diduga muncul saat anggota kepolisian berupaya membubarkan dan melerai para pelajar.

“Kami luruskan, suara letusan senjata api itu dari anggota yang hendak melerai aksi tawuran,” kata Ono, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ratu Ipda Roy Purba mengatakan enam pelajar diamankan pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.

Penanganan dilakukan dengan melibatkan personel Intel Polresta Bandar Lampung, Polsek Tanjung Senang, dan Polsek Labuhan Ratu.

Roy menyebut seluruh pelajar yang diamankan masih berusia anak-anak. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing dalam peristiwa tersebut.

“Pelajar ini, mereka masih anak-anak,” ujar Roy.

Selain enam pelajar, polisi juga masih mencari satu orang lainnya yang diduga ikut dalam aksi tersebut.

“Sementara ini enam. Ada satu lagi kawannya yang masih belum kita amankan,” katanya.

Dalam penanganan sementara, polisi turut mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.

“Ada satu, sementara masih satu kita amankan,” ujar Roy.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk pemicu tawuran, peran masing-masing pelajar, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Mengenai dugaan motif, Roy menyebut sementara ini aksi tersebut diduga berkaitan dengan kenakalan remaja. Namun, polisi masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab dan latar belakang kejadian.

“Motifnya masih kenakalan anak remaja,” katanya.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak menyebarkan atau menyimpulkan informasi yang belum terverifikasi. Proses penanganan masih berlangsung guna memastikan fakta dan kronologi kejadian secara utuh.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com