Berita Utama

Editor’s Picks

Trending Story

Polda Lampung Tangkap Pelaku Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur di Tanjung Pinang

BENSORINFO.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung berhasil menangkap seorang pria bernama Nurohim (44), seorang PNS di Provinsi Bengkulu, yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial AZ (12).

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari orang tua korban Nina Anggraini dengan nomor laporan Polisi LPB/564/XII/2024/SPKT/POLDA LAMPUNG pada tanggal 9 Desember 2024.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik menjelaskan, tersangka diduga menggunakan cara manipulasi untuk mendekati korban.

“Kami menduga pelaku menggunakan tipu daya untuk mendekati korban. Proses hukum akan terus kami jalankan secara profesional demi keadilan bagi korban,” kata Umi, saat konferensi Pers di Mapolda Lampung, (21/12/2024).

Ia menambahkan, setelah menerima laporan, tim Ditreskrimum langsung melakukan penyelidikan intensif.

“Pelaku diketahui berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas. Dengan kerja sama lintas wilayah, akhirnya tersangka berhasil ditangkap di Tanjung Pinang pada 19 Desember 2024,” ujarnya.

Kombes Umi menjelaskan, pelaku ditangkap di sebuah hotel di Tanjung Pinang dengan bantuan aparat kepolisian setempat.

“Saat penangkapan, tersangka sedang bersiap meninggalkan hotel. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut Umi, tersangka dijerat dengan Pasal 76E Jo Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Kami akan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi kami, karena melibatkan anak di bawah umur,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keselamatan anak-anak.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar, untuk melindungi anak-anak dari potensi kejahatan. Laporkan segera kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tutup Kombes Umi.

Saat ini, tersangka sudah ditahan di Rumah Tahanan Polda Lampung. Sejumlah barang bukti, termasuk pakaian dan kendaraan yang terkait dengan kasus ini, telah diamankan untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut.(Humas)

 

Editor  : Bambang. S. P

BENSORINFO.COM

Wisata Petik Buah Semangka di Lahan Agroforestri ITERA Jadi Sarana Pembelajaran dan Kewirausahaan

BENSORINFO.COM –  Menjadi hari istimewa bagi para pengunjung yang datang ke lahan Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Di sini, wisata petik buah semangka menjadi daya tarik utama, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa. Lahan seluas 400 hektar yang dikelola oleh Agung Mahadi, Dosen Prodi Teknik Geomatika ITERA, bersama Arif Budimansyah, Kasubag TU Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Way Seputih-Way Sekampung, menawarkan pengalaman langsung dalam mengenal pertanian berbasis agroforestri.

Agung Mahadi menjelaskan, bahwa lahan tersebut menerapkan sistem tumpang sari, dengan tanaman utamanya berupa Alpukat Siger, yang dikenal dengan bentuk lonjong melengkung.

“Selain semangka, tanaman utamanya adalah Alpukat Siger dengan bentuk lonjong melengkung yang sangat cocok dengan iklim di sini. Ini memberikan pengalaman baru bagi pengunjung yang tidak hanya bisa memetik semangka, tetapi juga mempelajari berbagai tanaman lainnya,” ujar Agung saat ditemui oleh sejumlah wartawan dari Komite Pewarta Independen (KoPI) yang berkunjung ke lokasi. Sabtu, (21/12/24).

Wisata petik buah ini dikelola oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam komunitas Agropreneur Camp. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan, tetapi juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk belajar tentang manajemen pemasaran dan event. Menurut Agung, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan yang jarang mereka dapatkan di bangku kuliah.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa mengaplikasikan ilmu mereka dalam mengelola event dan pemasaran produk pertanian. Ini sejalan dengan harapan Bapak Rektor ITERA untuk mencetak generasi muda yang sukses, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan dalam bidang ketahanan pangan,” kata Agung.

Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan ketahanan pangan Indonesia dengan melibatkan generasi muda dalam pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan. Kedepannya, kegiatan ini akan terus digelar, dengan berbagai event wisata petik buah dan edukasi lainnya untuk memperkenalkan pertanian berbasis agroforestri kepada masyarakat luas.

Dalam acara tersebut, hadir pula Dewan Penasehat, Sumarju Saeni, yang juga merupakan mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung. Sumarju mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah positif dalam memperkenalkan model pertanian yang ramah lingkungan sekaligus mendukung pembentukan karakter kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Kegiatan seperti ini sangat baik, karena selain memberikan manfaat pendidikan bagi mahasiswa, juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih mengenal potensi pertanian di daerah kita. Semoga program ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,” ungkap Sumarju Saeni.

Wisata petik buah di lahan Agroforestri ITERA ini menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam mengembangkan kewirausahaan dan ketahanan pangan melalui kegiatan yang melibatkan langsung mahasiswa dan masyarakat. (*)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

M. Alzier Dukung Langkah Kejati Lampung Usut Tuntas Korupsi Rp271,5 Miliar di PT LEB

BENSORINFO.COM – Tokoh masyarakat Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie, mendukung langkah Kejati Lampung dalam mengusut dugaan korupsi dana participating interest (PI) senilai Rp271,5 miliar di PT Lampung Energi Berjaya (LEB), anak usaha BUMD Pemprov Lampung, PT Lampung Jasa Utama (LJU).

Alzier menegaskan bahwa sikap Pj Gubernur Lampung Samsudin yang tidak campur tangan dalam proses penyidikan adalah tindakan tepat untuk menjaga penegakan hukum. “Langkah Kejati Lampung ini murni penegakan hukum. Pj Gubernur takkan bisa melindungi pelaku tipikor,” kata Alzier, Sabtu, 21 Desember 2024.

Ia berharap penyidikan ini menjadi awal perbaikan pengelolaan BUMD di Lampung yang sering merugikan daerah akibat pengelolaan yang tidak profesional dan diduga sarat penyimpangan. “Kasus ini harus menjadi momen bersih-bersih agar BUMD Lampung tidak terus merugikan keuangan daerah,” tegasnya.

Kasus ini melibatkan sejumlah nama penting, termasuk Komisaris PT LEB, Heri Wardoyo, dan Direktur Operasional PT LEB, Budi Kurniawan, yang merupakan adik ipar mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Kejati telah menyita uang tunai, dokumen, dan barang berharga lainnya serta memeriksa sembilan saksi. Penyelidikan akan terus dilakukan hingga tuntas.(*)

 

 

Editor  : Bambang..S.P

BENSORINFO.COM

 

Polda Lampung Himbau Tidak ada konvoi di jalan raya, jaga kondusifitas perayaan Natal dan Tahun Baru 2025

BENSORINFO.COM – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Sabtika mengimbau masyarakat tidak mengisi tahun baru dengan euforia yang berlebihan

termasuk dengan menenggak minuman keras maupun kegiatan yang lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Hal itu diungkapkan Helmy agar kondusifitas pada perayaan tahun baru tetap terjaga.

“Kita selalu menghimbau dan juga mengharapkan tidak ada pesta penyambutan tahun baru dengan berlebihan,terlebih yang mabuk-mabukan masuk ke tempat hiburan tidak ada yang membawa senjata tajam,hingga berkonvoi saat berkendara di jalan raya.” ungkap Helmy, Jumat (20/12/2024).

Helmy juga meyakinkan dengan memprediksi, akan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada perayaan malam tahun baru. Dia memetakan, keramaian akan terlihat di berbagai kawasan terutamanya tempat hiburan dengan beragam rangkaian acara,termasuk juga pusat-pusat kota yang menjadi titik kumpulnya Masyarakat.
Helmy juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin menikmati malam pergantian tahun betul-betul memperhatikan keselamatan. Misalnya, masyarakat yang menggunakan sepeda motor wajib mentaati peraturan lalu lintas,yang membawa anak kecil ajar di jaga serta tidak membawa barang bawaan yang mencolok hingga dapat menimbulkan kerawanan kejahatan.termasuk juga rumah-rumah yang ingin ditinggalkan agar terkunci secara baik dan benar. meminta masyarakat tertib saat merayakan momen pergantian tahun baru 2025. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan.

“Pakai helm yaa dek,.pakai jaket, dan jangan ngebut. Jadi saudara-saudara kita yang nanti akan berkegiatan malam tahun baru, jaga diri betul kehati-hatian dalam hal berkendara,terlebih dalam kondisi hujan yang tidak menentu . persiapan, kesiapan, kesehatan, keselamatan, ini mohon dipersiapkan dengan baik. Tapi masyarakat juga tidak perlu khawatir, kami ada, kami ada 24 jam di pos-pos pelayanan dan keamanan.manfaatkan itu . Ikuti saran dan petunjuk petugas kami di lapangan untuk Kamseltibcar Lantas, untuk keamanan dan keselamatan” ungkapnya.

Helmy mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama momen Natal 2024 dan tahun baru 2025. Dia menegaskan pihaknya siap mengamankan semua rangkaian kegiatan tersebut.(humas)

 

Editor  : Bambang.S.P

BENSORINFO.COM

Dugaan Pungli Insentif Kader Posyandu di Kelurahan Gedong Air: “Lurah Janji Akan Tindak Tegas”

BENSORINFO.COM – Lurah Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Fajar Muntoni, menanggapi serius dugaan pungutan liar (pungli) berupa pemotongan insentif kader Posyandu Balita yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota Pokmas Kelurahan Gedong Air berinisial E. Informasi ini mencuat setelah sejumlah kader melaporkan adanya pemotongan dana insentif kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan para kader, pemotongan sebesar Rp20.000 per orang dilakukan setiap kali pencairan dana insentif. Saat ini, terdapat 40 kader Posyandu Balita di wilayah tersebut yang terdampak oleh dugaan pungli ini.

Lurah Gedong Air mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui informasi ini dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Saya baru mendengar tentang dugaan pungli ini. Saya akan segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan ini. Kami akan menyelidiki masalah ini secara serius,” tegas Fajar.

Pihak kelurahan menegaskan bahwa insentif merupakan hak penuh para kader Posyandu dan tidak boleh ada potongan apa pun. Pemerintah setempat juga berencana mengambil langkah tegas untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan, mengingat kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

Menurut Fajar hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang menekankan bahwa insentif bagi kader Posyandu harus disalurkan secara penuh tanpa potongan.

“Semoga masalah ini dapat diselesaikan dengan transparan tanpa mengurangi semangat para kader Posyandu dalam menjalankan tugas mulia mereka menjaga kesehatan balita,” harap Fajar.

Sementara itu, wartawan mencoba mengkonfirmasi dugaan ini kepada Oknum Pokmas E melalui aplikasi WhatsApp. Ketika ditanya mengenai pemotongan insentif sebesar Rp20.000 per kader, E awalnya menjawab, “tidak tahu masalah tersebut,” dan kemudian menyatakan, “tidak ada.” Namun, setelah ditanya lebih lanjut, E hanya membaca pesan tanpa memberikan jawaban hingga akhirnya memblokir kontak wartawan.

Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi lebih lanjut kepada Oknum Pokmas Gedong Air inisial E belum berhasil dilakukan. (*)

Sumber berita : TRANSSEWU.COM

 

Editor    : Bambang.S.P
BENSORINFO.COM

 

Polisi Tangkap 3 Pelaku Terkait Aksi Pengeroyokan Tewaskan Remaja di Bandar Lampung

BENSORINFO.COM – Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus 3 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan seorang remaja berinisial FS (15) meninggal dunia.

MRP (14), IS Alias Bagong (15), dan CSG (15), ketiganya diamankan petugas disejumlah lokasi berbeda di Kota Bandar Lampung.

“Saksi saksi yang sudah kita periksa ada tujuh orang, dan tiga orang kita tetapkan sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata tajam dan penganiayaan secara bersama sama,” Kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto, Jumat (20/12/2024).

Kasat Reskrim menambahkan bahwa kini pihaknya tengah mengejar dua pelaku lainnya dimana salah satunya merupakan pelaku utama penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“AB, ini adalah salah satu pelaku utama yang melakukan penyabetan (melukai) korban sehingga meninggal dunia. Kami sudah mengantongi identitasnya,” Kata Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (18/12/2024), sekitar pukul 02.00 WIB, di jalan dokter Harun I, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Korban FS (15) bersama rekan rekannya pulang dari lapangan Saburai melewati jalan dokter harun, Saat melintas di jalan tersebut, laju sepeda motor korban dan rekannya dihadang oleh sekelompok remaja dengan membawa senjata tajam.

Karena takut, korban sempat akan mencoba melarikan diri dengan berputar arah, namun terjatuh sehingga sekolompok remaja ini langsung mengejar korban dan menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia dengan luka robek dibagian dada.

Terkait motif pelaku, Kompol Hendrik menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih kita dalami, terkait apa motif dari aksi pengeroyokan ini,” Kata kasat Reskrim.

Hendrik juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak anaknya, memperhatikan saat anak beraktivitas di luar rumah.

“Kami mohon bantuannya agar tidak terulang kembali, agar para orang tua mengawasi anaknya agar tidak terjerumus dalam kegiatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain” pesan Kompol Hendrik.(*)

 

 

Editor : Bambang. S. P

BENSORINFO.COM