Jefri Arifin Kembali Nahkodai SMSI Bandar Lampung, Raih 33 Suara dalam Muskot I

Bandar Lampung|bensorinfo.com – Estafet kepemimpinan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung kembali berada di tangan Jefri Arifin. Dalam Musyawarah Kota (Muskot) I SMSI Bandar Lampung, Jefri meraih 33 suara dan kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode 2026–2029.

Muskot yang berlangsung di Ballroom Asoka Hotel Lampung, Kamis (24/9/2026), diikuti 41 peserta dari total 47 anggota yang memiliki hak suara.

Dalam pemilihan tersebut, Jefri memperoleh 33 suara, sementara kandidat lainnya, Syahrudin alias Udin, meraih 7 suara. Satu suara dinyatakan abstain.

Hasil tersebut mengantarkan Jefri kembali menduduki posisi Ketua SMSI Kota Bandar Lampung setelah proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme organisasi.

Usai hasil pemungutan suara ditetapkan, Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan mengukuhkan Jefri sebagai ketua terpilih. Selanjutnya, Jefri diberi waktu paling lambat 30 hari untuk menyusun kepengurusan SMSI Kota Bandar Lampung periode 2026–2029.

Muskot I SMSI Bandar Lampung mengangkat tema “Perkuat Solidaritas, Wujudkan SMSI Kota Bandar Lampung yang Profesional, Inovatif, dan Berkelanjutan.”

Namun, forum tersebut tidak sekadar menjadi arena pergantian atau penguatan kepemimpinan. Pesan mengenai solidaritas, profesionalisme, dan integritas justru menjadi salah satu sorotan utama.

Donny Tekankan Solidaritas

Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan mengingatkan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh figur ketua. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada keterlibatan seluruh anggota dan pengurus.

“Besarnya kita, besarnya ketua tanpa dukungan daripada anggota, tanpa dukungan dari pengurus yang ada itu enggak akan maksimal,” kata Donny saat membuka Muskot.

Ia mengajak seluruh anggota membangun organisasi secara bersama-sama serta menghindari kepentingan pribadi yang dapat mengganggu kerja kolektif.

“Berarti kita harus bergotong royong, maju bersama, berlayar bersama, jangan saling meninggalkan,” ujarnya.

Donny juga mengingatkan pentingnya kesadaran setiap anggota dalam menentukan pilihan kepemimpinan dengan mempertimbangkan kapasitas dan kepentingan organisasi.

“Dengan penuh kesadaran mengukur baju, mengukur kapasitas kita. ‘Oh, teman kita lebih layak.’ Jangan paksakan diri kita untuk maju. Biarlah kita mendukung,” katanya.

Soroti Integritas Pengusaha Media

Dalam kesempatan tersebut, Donny juga mengingatkan posisi anggota SMSI sebagai pengelola perusahaan media. Ia meminta para pemilik dan pimpinan perusahaan pers menjaga profesionalitas serta kepercayaan publik.

“Identitas kita adalah CEO. Tanamkan itu,” tegasnya.

Menurut Donny, profesionalitas perusahaan pers harus berjalan seiring dengan integritas dalam menjalankan aktivitas jurnalistik.

Ia bahkan menyinggung sejumlah praktik yang dinilai dapat merusak citra media, antara lain praktik “86”, pemerasan, pemberitaan yang tidak wajar, hingga tekanan terhadap pihak tertentu.

“Banyak teman-teman yang berpikirnya singkat tetapi menjatuhkan kapasitas dirinya sendiri dengan cara-cara yang tidak elegan. Melakukan ’86’, pemerasan, pemberitaan yang enggak wajar, nekan-nekan,” ujarnya.

Donny menegaskan bahwa kepercayaan merupakan modal penting bagi perusahaan media.

“Karena integritas kita adalah kepercayaan,” katanya.

Dua Kandidat Bertarung

Sebelum pemungutan suara, proses penjaringan calon ketua dilakukan oleh tim yang dipimpin Deta Citrawan.

Dari delapan orang yang sempat mendaftar, hanya dua kandidat yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, yakni Jefri Arifin dan Syahrudin.

“Sejauh ini ada delapan pendaftar. Namun, yang serius dan melengkapi persyaratan administrasi hanya dua orang, yaitu Syahrudin dan Jefri Arifin,” kata Deta.

Kedua kandidat kemudian menyampaikan visi dan misi di hadapan peserta Muskot sebelum memasuki tahapan pemungutan suara.

Dari sisi tata tertib, Ketua Harian SMSI Provinsi Lampung Fajar Arifin yang bertindak sebagai ketua pimpinan sidang memastikan seluruh tahapan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi SMSI.

Pimpinan sidang bersama Deta Citrawan dan Ruslan AS mengawal tahapan pleno, mulai dari verifikasi peserta hingga pengesahan berita acara.

Pemungutan suara dilakukan setelah mekanisme musyawarah mufakat tidak menghasilkan kesepakatan tunggal.

Jefri Ajak Anggota Kembali Kompak

Setelah dinyatakan terpilih, Jefri Arifin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang memberikan kepercayaan kepadanya.

Ia berharap periode kepengurusan 2026–2029 menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan partisipasi anggota.

“Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi dan lebih kompak lagi,” ujar Jefri.

Sejumlah agenda juga telah disiapkan untuk mempererat hubungan antaranggota. Salah satunya kegiatan family gathering yang direncanakan berlangsung pada bulan mendatang.

“Insyaallah bulan depan akan kita agendakan family gathering,” katanya.

Jefri juga mengajak seluruh anggota lebih aktif dalam menjalankan roda organisasi.

“Ke depan berharap kita kerja sama lebih baik lagi, lebih kompak lagi, dan saya mohon keaktifannya pada kawan-kawan semua biar SMSI bisa lebih besar dari yang saat ini,” ujarnya.

Dengan berakhirnya Muskot I, SMSI Kota Bandar Lampung kini memasuki tahapan berikutnya, yakni penyusunan struktur kepengurusan periode 2026–2029.

Jefri bersama tim formatur memiliki waktu paling lambat 30 hari setelah pengukuhan untuk menyusun kepengurusan baru.

Dinamika Muskot telah menghasilkan satu keputusan: Jefri Arifin kembali dipercaya memimpin SMSI Kota Bandar Lampung. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan mandat tersebut menjadi kerja organisasi yang lebih solid, profesional, dan berkelanjutan. (*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com