Almira Nabila Fauzi dan Kepala BPS Provinsi Lampung Tinjau Langsung Sensus Ekonomi 2026 di Pasar Gadingrejo Pringsewu

Pringsewu|bensorinfo.com – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Almira Nabila Fauzi, bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, meninjau pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pasar Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta jajaran BPS Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, dan Tulang Bawang Barat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dalam memastikan pelaksanaan pendataan ekonomi berjalan lancar sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mendatangi sejumlah pedagang di pasar tradisional untuk melihat secara langsung proses pendataan yang dilakukan petugas sensus. Selain memantau pelaksanaan di lapangan, rombongan juga berdialog dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menyerap masukan serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya memberikan data yang benar dan akurat.

Almira Nabila Fauzi mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, data yang diperoleh dari pelaku usaha akan menjadi dasar dalam merumuskan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia mengungkapkan, masih terdapat sebagian masyarakat yang enggan memberikan keterangan karena khawatir data yang disampaikan berkaitan dengan perpajakan.

“Kendala dalam pendataan adalah masih ada beberapa pihak yang menolak, dengan ketakutan utama mengenai perpajakan. Namun, telah dikonfirmasi bersama Kepala BPS Provinsi Lampung dan BPS Kabupaten Pringsewu bahwa data-data tersebut dijamin aman dan tidak ada sangkut pautnya dengan perpajakan. Diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang baik sehingga meningkatkan literasi masyarakat ke depannya,” ujar Almira.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menegaskan bahwa seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia memastikan data yang dikumpulkan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan dan tidak dimanfaatkan untuk keperluan perpajakan maupun penegakan hukum.

Pada kesempatan itu, Ahmadriswan juga menyampaikan bahwa Provinsi Lampung berhasil meraih peringkat pertama nasional dalam Indeks Keberhasilan Sensus (IKS) Sensus Ekonomi 2026. Selain itu, Kabupaten Pringsewu masuk dalam 10 besar nasional dengan menempati peringkat ketujuh.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, petugas sensus, hingga dukungan masyarakat dalam menyukseskan pendataan ekonomi.

Ahmadriswan turut mengapresiasi dukungan DPD RI, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Ia berharap sinergi tersebut terus terjalin sehingga semakin banyak pelaku usaha yang berpartisipasi aktif dengan memberikan keterangan secara jujur, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas Sensus Ekonomi 2026.(*)

Sumber: BPS Prov. Lampung

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com