H.M. Thabranie Daud Dianugerahi Penghargaan Pendiri dan Kepala Sekolah Perintis Pertama SMA 2 Bandar Lampung

IMG-20251221-WA0073

Bandar Lampung – Tokoh Pendidikan Lampung almarhum H.M. Thabranie Daud mendapat penghargaan sebagai Pendiri dan Kepala Sekolah Perintis Pertama SMA 2 Bandar Lampung. Penghargaan tersebut diberikan pada Malam Gempita 2025, puncak acara Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni SMA 2 (IKA Smanda) ke-60, yang digelar di Graha Wangsa, Bandar Lampung.

Penghargaan diterima oleh putra sulung almarhum, Prof. Dr. Sapta Nirwandar, SE, DESS, didampingi putri kedua almarhum, Hj. Hariyanti Syafrin, SH.
Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung sekaligus Ketua Pelaksana Acara, Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ny. Purnama Wulansari Mirza.

Dalam sambutannya, Prof. Sapta Nirwandar menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar IKA Smanda atas penghargaan yang diberikan kepada almarhum ayahandanya.

“Terima kasih kami ucapkan kepada keluarga besar IKA Smanda Bandar Lampung yang telah memberikan penghargaan kepada orang tua kami sebagai Tokoh Pendidikan Lampung sekaligus Pendiri dan Kepala Sekolah Perintis Pertama SMA 2 Bandar Lampung. Dengan jerih payah beliau, SMA 2 dapat terbentuk dan beliau menjadi kepala sekolah pertamanya,” ujar Sapta Nirwandar, yang pernah menjabat Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2011–2014.

Ia menuturkan bahwa almarhum H.M. Thabranie Daud memiliki karakter kuat sebagai seorang pendidik sejati.
“Pada era 1960-an, Ayah saya dengan penuh perjuangan mendirikan SMA. Saat itu, SMA di Lampung hanya ada satu. Berkat kegigihan dan perjuangan tanpa henti, SMA 2 akhirnya berdiri dan beliau dipercaya menjadi Kepala Sekolah pada tahun 1964 hingga 1969,” jelasnya.

Sapta Nirwandar juga menyebutkan bahwa hingga kini, alumni SMA 2 Bandar Lampung telah banyak menorehkan prestasi dan menduduki jabatan strategis.
“Alumni SMA 2 sangat membanggakan. Banyak yang menjadi gubernur, wali kota, bupati, perwira tinggi TNI dan Polri, serta pejabat strategis lainnya,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah.

“Seperti kata Bung Karno, Jasmerah—jangan sekali-kali melupakan sejarah,” pungkasnya.
Sementara itu, Hj. Hariyanti Syafrin mengaku terharu dan bangga atas penghargaan yang diberikan kepada orang tuanya.

“Kami berharap adik-adik alumni dan generasi muda selalu mengenang jasa para pendahulu, khususnya para guru dan pendidik. Dengan susah payah mereka membentuk karakter, akhlak, moral, dan ilmu pengetahuan, sehingga kita bisa meraih keberhasilan seperti sekarang ini,” ujarnya.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada IKA Smanda,” tutup Hj. Hariyanti Syafrin.(sony)

 

Editor : BAMBANG.S.P|BENSORINFO.COM