Gubernur Mirza Hadiri Rapat Pengurus APPSI di Bali, Bahas Program 2026 dan Revisi AD/ART

IMG-20260214-WA0042

Denpasar|bensorinfo.com — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang digelar di Hyatt Regency Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (13/2/2026). Rapat tersebut membahas program kerja tahun 2026 sekaligus penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Pertemuan ini merupakan rapat perdana jajaran pengurus setelah Musyawarah Nasional (Munas) VII APPSI pada 23 Oktober 2025 di Jakarta, serta tindak lanjut pengukuhan masa bakti pengurus periode 2025–2029 yang dilaksanakan pada 10 November 2025 di Ibu Kota Nusantara.

Ketua Umum APPSI, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmen pengurus untuk memperkuat organisasi agar lebih adaptif terhadap dinamika pemerintahan dan kebutuhan daerah.

“Semua pengurus APPSI memiliki komitmen bersama untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan responsif,” ujar Rudy.

Ia menyampaikan, APPSI tengah menyiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) guna menyempurnakan AD/ART. Menurutnya, identitas organisasi belum mengalami perubahan sejak 2015 sehingga diperlukan pembaruan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

“Identitas organisasi belum berubah sejak 2015, sehingga kita membutuhkan landasan konstitusi yang lebih adaptif dan visioner,” katanya.

Dalam agenda kerja 2026, APPSI merencanakan rapat kerja nasional (Rakernas) setiap tahun sebagai forum evaluasi dan penetapan prioritas program. Organisasi juga akan memfasilitasi pertemuan gubernur dengan Presiden dan para menteri secara berkala guna memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Pada 2026, APPSI menjadwalkan lima Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta, Maluku, dan Kalimantan Tengah. Topik yang dibahas meliputi optimalisasi APBD, Dana Bagi Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan energi nasional.

Selain itu, direncanakan kegiatan orientasi pemerintahan di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Dua lokakarya juga akan digelar untuk membahas pemberdayaan UMKM dan strategi menarik investasi berbasis penciptaan lapangan kerja di daerah.

Gubernur Mirzani Djausal menyatakan seluruh daerah sepakat memperjuangkan program bersama melalui wadah APPSI dan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

“Program-program daerah akan kita perjuangkan bersama melalui APPSI dan bersinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antarpemerintah provinsi menjadi kunci memperkuat posisi daerah di tingkat nasional. Forum APPSI, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyelaraskan kebijakan, berbagi praktik terbaik, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Rapat di Bali ini menandai awal konsolidasi pengurus APPSI periode 2025–2029 dalam memperkuat peran strategis gubernur sebagai representasi pemerintah pusat di daerah sekaligus motor penggerak pembangunan wilayah.(Adpim)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com