Tanam Perdana di Tulang Bawang, Danrem 043/Gatam Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

Tulang Bawang|bensorinfo.com – Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, mulai dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Hal itu ditandai dengan serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat dan tanam padi perdana Tahun Anggaran 2026, Jumat (28/8/2026).

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mengatakan serah terima lahan bukan menjadi akhir dari program, melainkan awal dari proses pengelolaan lahan secara berkelanjutan, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen.

“Kita tidak hanya melihat tanah, tetapi sedang melihat masa depan. Dari lahan ini diharapkan tumbuh padi, penghasilan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi keluarga petani,” kata Sumarlin.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis karena pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Petani tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara,” ujarnya.

Sumarlin meminta seluruh pihak memastikan lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak dibiarkan kosong atau terbengkalai. Setiap kendala dalam pengelolaan lahan, kata dia, perlu segera dikoordinasikan agar dapat ditemukan solusi.

Ia juga meminta jajaran Kodim memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada petani. Pendampingan tersebut tidak hanya dilakukan saat tanam perdana, tetapi berlanjut hingga proses perawatan dan panen.

“Potensi tidak cukup. Potensi harus menjadi produksi, dan produksi harus menjadi kesejahteraan,” tegasnya.

Sumarlin berharap lahan yang telah dicetak dapat segera menjadi hamparan sawah produktif dan memberikan hasil bagi petani.

“Jadikan tanam perdana ini sebagai awal semangat baru. Kita tanam dengan harapan dan doa, kita rawat dengan kerja keras, dan kita panen dengan semangat,” ujarnya.

Pemprov Lampung Dorong Sinergi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan, serah terima dan tanam perdana Cetak Sawah Rakyat menjadi momentum penting dalam pengembangan sektor pertanian di Lampung.

Menurut Elvira, kegiatan tersebut menandai dimulainya pemanfaatan lahan sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Program tersebut merupakan tindak lanjut Nota Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang dengan Korem 043/Gatam tentang Ruang Kelola Tipe 2 Paket Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah Provinsi Lampung.

Elvira mengatakan Lampung memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

“Lahan yang telah diserahterimakan merupakan amanah sekaligus peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, lahan harus dijaga, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Ia mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian, TNI, Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, petani, serta pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Pastikan setiap lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” pungkasnya.(*)

 

Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com