Wakili Dirbinmas Polda Lampung, AKBP Abdul Rahman Dorong Masyarakat Jadi Benteng Pertama Keamanan
Foto : Wadirbinmas Polda Lampung AKBP Abdul Rahman N., S.H., M.M.,
Bandar Lampung|bensorinfo.com – Mewakili Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Lampung, Wadirbinmas Polda Lampung AKBP Abdul Rahman N., S.H., M.M., mendorong masyarakat untuk semakin aktif menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembinaan Potensi Masyarakat (Binpotmas) bertema “Implementasi Pemolisian Prediktif melalui Penguatan Pemberdayaan Potensi Masyarakat, Organisasi Sosial serta Komunitas di Provinsi Lampung Menuju Visi Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur”, yang digelar di Ballroom Hotel Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan berbagai organisasi sosial, kemasyarakatan dan komunitas di Provinsi Lampung. Di antaranya Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Fatayat NU, Aisyiyah, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Komunikasi Purnawirawan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP POLRI), Sentra Komunikasi (Senkom), Kelompok Sadar (Pokdar), Da’i Kamtibmas, Ormas Muda Laskar Merah Putih, DPD Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Ormas Paku Banten, DPP Pasukan Elit Inti Rakyat Lampung (PETIR), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), serta DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, AKBP Abdul Rahman menekankan pentingnya membangun masyarakat yang memiliki karakter peduli terhadap lingkungan, taat terhadap hukum, serta mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Masyarakat juga didorong untuk bijak dalam menggunakan teknologi dan aktif menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat yang sadar hukum dan memiliki daya cegah dan daya tangkap yang kuat adalah benteng pertama dalam menciptakan rasa keamanan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi sosial dan komunitas perlu terus diperkuat.
“Mari kita wujudkan semangat Binmas hadir membangun kemitraan masyarakat berdaya, menciptakan keamanan dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat,” katanya.
Ia meyakini Provinsi Lampung mampu menghadapi berbagai tantangan apabila seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Masyarakat yang sadar hukum dan memiliki daya cegah serta daya tangkap yang kuat, lanjutnya, merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
“Kita yakin Provinsi Lampung mampu menghadapi berbagai tantangan dan menjadi daerah yang aman, maju dan produktif dalam mendukung Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, AKBP Abdul Rahman menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembinaan potensi masyarakat tersebut.
Ia berharap kegiatan Binpotmas semakin memperkuat kemitraan antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Semoga kegiatan pembinaan potensi masyarakat ini semakin memperkuat intensitas kita dalam membangun keamanan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Pemberian Materi
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi kepada para peserta sebagai bagian dari penguatan pemahaman dan kapasitas potensi masyarakat dalam mendukung terciptanya kamtibmas.
Salah satu materi disampaikan oleh M. Jauhari, S.K.M., M.M., yang turut memberikan pemahaman terkait penguatan peran masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Materi tersebut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, organisasi sosial dan komunitas dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat berkembang menjadi persoalan keamanan dan sosial.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Staf Ahli Kabinda Lampung Bambang Sujarwo, M.Si., dengan tema “Strategi Deteksi Dini Berbasis Pemberdayaan Potensi Masyarakat, Organisasi Sosial dan Komunitas.”
Selanjutnya, Dr. Teuku Fahmi, S.Sos., M.Krim., dari Civitas Akademika Kriminologi Universitas Lampung, menyampaikan materi bertema “Analisis Kerawanan Sosial di Wilayah Hukum Polda Lampung dan Strategi Mitigasi Potensi Masyarakat dari Sudut Pandang Pendekatan Akademis.”
Materi tersebut memberikan perspektif akademis mengenai berbagai potensi kerawanan sosial di wilayah hukum Polda Lampung sekaligus pentingnya strategi mitigasi dengan melibatkan potensi masyarakat.
Sebagai pemateri penutup, Prof. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag., menyampaikan materi bertema “Peran Proaktif Potensi Masyarakat sebagai Pilar Utama Kamtibmas yang Komunikatif dan Solutif.”
Materi tersebut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai bagian dari pilar utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Masyarakat tidak hanya diharapkan mampu mengenali potensi gangguan sejak dini, tetapi juga dapat membangun komunikasi dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan.
Melalui rangkaian materi tersebut, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini, pencegahan, komunikasi serta kolaborasi antara masyarakat dan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah KBPP Polri Lampung, M. Nizar Rohman, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Binpotmas menjadi momentum memperkuat sinergi Polri dengan organisasi masyarakat dan komunitas dalam menjaga kamtibmas.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami dari KBPP Polri Lampung siap mendukung kemitraan Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujar Nizar.
Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut melalui kolaborasi nyata di tengah masyarakat, sehingga tercipta situasi Lampung yang aman, kondusif dan produktif.(*)
Editor : Bambang.S.P|bensorinfo.com
